(sebuah catatan akhir Ramadhan…)
Bukannya tak bersungguh-sungguh kusesali
dosa salahku selama hayat hingga kini
Pastilah senantiasa kusyukuri berkah rahmat
nikmat karunia Ilahi yang tiada taranya
Menjadi asaku jua Ramadhan tahun ini
bukanlah yang terakhir yang kualami
Namun semua itu tak mampu menyentuh
relung jiwa hingga meneteslah air mata
Sudah enam kali kujalani mencoba bermesra
bicara berdua dengan-Nya belaka
Sebentar lagi yang ketujuh –dan terakhir
di bulan suci tahun ini- bakal segera kulaksanakan
Semoga dapat kian kunikmati sepertiga terakhir
malam ini dengan membersihkan hati, membeningkan
nurani, bermunajah penuh konsentrasi, mohon
apa saja yang terbaik bagi diriku dan siapa
pun yang tersayang, yang teringat, yang terbayang
Kuharap sekali saja air mataku mampu mengalir
menjadi bukti kesungguhan penyesalanku
merupakan wujud rasa syukur sejatiku
mengiringi asaku kembali bersua Ramadhan depan
membasuh jiwaku agar suci lagi…
(akhirnya… tetap tanpa air mata)
dini hari 29 Ramadhan 1430 H/19 September 2009
SELAMAT IDUL FITRI 1430 H
MINAL AIDIN WALFAIZIN
MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN


