Setelah setahun sabar menanti, akhirnya dapat kutemui lagi cerpenku dimuat di sebuah media cetak terbitan Jakarta. Hari Minggu, 11 Januari kemarin kulihat cerpenku yang bertajuk “Pangeran Cinta Di-mifa” dimuat di majalah Hai edisi terbaru yang bergambar sampul Slank. Baru Oktober lalu kucoba mengirim cerpen lagi ke majalah itu, sesudah absen sekian bulan. Langsung tiga buah judul kukirim dalam sebulan dan syukurlah, ternyata ada satu di antaranya yang terpajang di majalah. Rada mengejutkanku bahwa cerpen itu yang dimuat, karena menurutku tidak terlalu bertema remaja, berbeda dengan dua cerpen lainnya yang tokohnya remaja dengan latar belakang kehidupan sehari-hari.
Cerpen berjudul “Pangeran Cinta Di-mifa” menceritakan perjalanan cinta Di-mifa, putra mahkota kerajaan Bifet, sebuah negeri antah berantah. Kendati Di-mifa seorang pangeran nan tampan, baik hati, serta halus budi bahasanya, namun dalam kisah cinta belumlah mujur nasibnya. Di-mifa adalah seorang seniman multibakat, namun kadang dia mesti maju perang demi persiapannya sebagai calon raja Bifet, meski hal itu tak sesuai dengan nuraninya. Akhirnya Di-mifa mendapatkan cinta sejatinya di akhir cerita.
Pada kesempatan berikutnya cerpen tersebut akan dipasang di blog ini.