Archive for April, 2008

h1

Lagu Hujan dan Kerinduan

April 26, 2008

Sendiri belaka aku di rumah

Kudentingkan nada piano sementara terdengar rintik hujan

Kubawakan lagu-lagu bertema hujan :

Setia, Yang Pernah Terlupakan, Cintamu T’lah Berlalu, Satu Rindu …

Ketika kunyanyikan Satu Rindu (yang bercerita kerinduan pada Ibu)

Ternyata perasaanku terbawa sepenuhnya

Benar-benar aku rindu pada “satu wajah penuh cinta,

penuh kasih, penuh dengan kehangatan…”

Air mata pun tak bisa kutahan lagi

mengalir dengan sendirinya

Kuhentikan permainan piano

dan kubiarkan diriku menangis

Seraya berdoa mohon pada-Nya :

Semoga Ibunda baik-baik saja di alam sana

(Amin)

Meski rasanya sudah ikhlas melepasnya pergi

tapi kerinduanku pada Ibu

tak mampu kusirnakan dari hati

Kerinduanku tak cukup dalam derai air mata

karena lantas aku bermimpi :

Ibu hadir di dunia lagi !

Kusadari …

Kenyataannya Ibu memang tak pernah pergi

dan selalu hidup di hatiku

Senantiasa menjadi inspirasi maupun motivasi

untukku terus melangkah menggapai yang lebih baik

di sisa hidupku

(Amin)

25-26 April 2007

(Ketika kerinduan pada yang telah tiada menjelma, hanya bisa berdoa dan (kadang) menangis. Sebuah wujud kerinduanku pada mendiang Ibu, kutulis setahun lalu)

h1

Motivasi Diri

April 23, 2008

Adalah keliru menuntut orang lain memotivasi anda. Tak seorang
pun bertanggung jawab atas timbul tenggelamnya motivasi itu
di dalam diri anda, kecuali anda sendiri. Pidato pemimpin
yang menggebu-gebu, program pelatihan yang menggairahkan atau
pernyataan visi yang penuh kalimat indah, semua itu hanya usaha
mengetuk pintu motivasi diri anda. Bila anda tak berkenan
membukanya, gedoran sekeras apa pun takkan berguna. Karena anda
bertanggung jawab atas perjalanan karier dan hidup anda, maka
bangunlah, bangunkan diri anda sendiri.
Anda pun tak bertanggung jawab pada naik turunnya motivasi
orang lain. Karena anda tak selalu tahu apa harapan mereka.
Motivasi selalu bertalian dengan harapan. Sediakan tempat bagi
mereka untuk memenuhi harapan bersama; antara anda dan mereka.
Kemudian bekerjalah bahu-membahu untuk mewujudkannya. Motivasi
selalu muncul dari kegembiraan. Sedangkan kegembiraan
ditemukan dalam kerja bersama.

h1

Reuni

April 16, 2008

Lama tak terlintas di benak

Sekian waktu seakan sudah terlupakan

Jarang terbayang perjumpaan

Sejak saat kita berpisah

Ada sejumlah perubahan

Saat kembali kita dalam perjumpaan

Segala duka pun hengkang

Saat melepas kerinduan

Mengenang kembali cerita dulu

Betapa indahnya masa itu

Yang penuh canda suka ria dan tawa

Rasa bahagia tercurah di antara teman lama

Serasa hadir kembali segala hangat yang tercipta dulu

Saat-saat itu…

(Semoga tak lekas pergi lagi)

Meski kembali ‘kan berpisah

Semoga pertemanan kita tak lagi lekang

Segala kenangan indah

Semoga tak akan terlupakan

*lirik ini ditulis tahun 1999, mengenang reuni mini SMA di rumah Fachrudin ‘Ojex’ tahun 1998.

h1

Optimisme

April 9, 2008

Jangan biarkan kalbu membeku

Juga angan semata yang ada

Masihlah panjang perjalanan

kudu ditempuh

Jalan hidup yang berliku-liku

Terbentang di depan mata

Mesti kita melaluinya

tanpa ragu

Adalah perjuangan yang kita hadapi

Demi menggapai cita-cita

Dengan keyakinan

Hasrat kita satukan

Biar aral melintang

Kita terus berjalan

Hingga sampai pada tujuan

Biarkanlah angan tetap ada

Jadikan pemacu ‘tuk melangkah

Buat tekad membara di dada :

Kugenggam harapan !

*Sebuah lirik lagu lawasku, mencoba menyemangati diri saja.