h1

Spanyol Juara Eropa, Raul Masygul

Juli 2, 2008

Ketika tim sepakbola Spanyol berhasil menjadi juara Piala Eropa 2008 di Wina Austria akhir Juni 2008 lalu, pasti bersukacitalah orang Spanyol di mana saja. Tidak hanya Luis Aragones maupun Iker Casillas dan kawan-kawannya, Raja Juan Carlos dan seluruh rakyatnya pun pasti sangat senang dan bangga. Namun ada seseorang yang kendati merasa bahagia, tapi tak bisa sepenuh hati. Dialah Raul Gonzalez Blanco, pemegang rekor caps dan pencetak gol terbanyak Spanyol yang tidak termasuk skuad pilihan Luis Aragones yang berlaga di Austria dan Swiss.

Bisa jadi Raul merasa sangat masygul karena sepanjang kariernya membela timnas, belum sekali pun merasakan gelar juara. Padahal bersama Real Madrid, barangkali hampir semua gelar juara pernah diraihnya di tingkat klub. Menjadi juara Liga Spanyol dan Liga Champion pernah beberapa kali dirasakannya, bahkan dalam dua musim terakhir dialah kapten Madrid saat menjuarai La Liga. Sementara bersama Spanyol, prestasi tertingginya hanya perempat finalis Piala Dunia 2006. Ironisnya, pada saat dirinya tak lagi dipercaya Aragones di timnas, Spanyol justru meraih juara Eropa. Qué lástima! Padahal selain membawa Madrid menjadi juara, musim lalu Raul mencetak gol lebih banyak ketimbang David Villa di La Liga, yang akhirnya malah menjadi top scorer Euro 2008.

Apa yang dialami Raul akhirnya hampir sama dengan nasib Paolo Maldini, mantan kapten timnas Italia yang begitu berjaya bersama klub AC Milan, namun sudah tak lagi menjadi pemain nasional ketika negaranya meraih trofi Piala Dunia 2006. Begitulah nasib seorang Raul Gonzalez yang semoga tetap berbesar hati melihat kesuksesan rekan-rekan seklubnya, Iker Casillas dan Sergio Ramos mengangkat lambang supremasi tim terbaik di Eropa tahun 2008 ini.

No importa, Raul. Anda tetap salah satu pemain terbaik Spanyol, meski tak pernah menjadi juara bersama Spanyol. Minimal bersama Madrid masih ada trofi juara yang akan Anda raih kembali. Buena suerte! Begitu kira-kira yang akan saya katakan untuk menghibur kegundahan hati Raul.

Keterangan :

Qué lástima = alangkah sayangnya

No importa = tidak apa-apa

Buena suerte = semoga berhasil

One comment

  1. Tulisan ini dimuat dalam rubrik Interaktif majalah BOLAVAGANZA edisi Agustus 2008 dengan tajuk “Raul dan Maldini”. Terima kasih untuk redaktur BOLAVAGANZA!



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: