Archive for November, 2008

h1

Dengan Bahagia dan Duka …

November 26, 2008

Hanya dengan kebahagiaan dan kedukaan, seseorang mengenali dirinya dan takdirnya. Mereka belajar apa yang harus dilakukan dan yang harus dihindari.(Johann Wolfgang von Goethe)

h1

Menanti Debut Maradona

November 18, 2008

diego-maradona-3808

Hari Rabu, 19 November 2008 akan menjadi saat bersejarah bagi seorang Diego Maradona. Pada hari itu Maradona melakukan debutnya sebagai pelatih timnas Argentina. Terpilihnya Maradona sebagai pelatih Argentina menjadi satu hal kontroversial lagi dalam perjalanan hidupnya yang penuh liku. Mungkin sama banyaknya, orang yang percaya maupun yang meragukan dia bisa sukses menangani tim Tango yang sarat pemain berbakat istimewa. Yang menarik, lawan pertama Argentina di bawah Maradona adalah Skotlandia. Ternyata Maradona sebagai pemain mencetak gol pertamanya untuk Argentina ketika melawan Skotlandia 29 tahun silam. Saat itu terjadinya pun di Glasgow, tempat yang akan menjadi saksi penampilan perdananya melatih Argentina.

Yang juga unik, di antara anak-anak asuhannya nanti ada setidaknya tiga orang pemain muda yang pernah disebut-sebut sebagai titisan Maradona, yaitu Carlos Tevez, Lionel Messi, dan Sergio Aguero. Sungguh menarik menyaksikan kiprah Maradona sejati mengarahkan permainan para Maradona muda. Namun sayangnya Messi dipastikan absen. Barcelona sudah mengizinkan Messi tampil di Olimpiade, sehingga Argentina tidak memanggilnya untuk pertandingan ujicoba. Juan Roman Riquelme pun tidak dipanggil. Demikian pula para penyerang muda yang masuk daftar top scorer liga-liga Eropa, Ramon Zarate (Lazio, Italia) dan Gonzalo Higuain (Real Madrid, Spanyol) pun belum diberi kesempatan oleh Maradona. Namun masih banyak pemain hebat di tim Tango, seperti : Tevez,  Aguero, dan Javier Mascherano yang dipastikan akan menjadi kapten tim.

Kita tinggal berharap bahwa Maradona mampu membuktikan pilihan AFA (Asosiasi Sepakbola Argentina) terhadapnya adalah pilihan yang tepat.

Buena suerte, Diego!

h1

Kebahagiaan

November 18, 2008

Kebahagiaan jasmani terletak pada sedikitnya makan, kebahagiaan jiwa pada sedikitnya dosa, kebahagiaan hati pada pada sedikitnya ketergantungan, dan kebahagiaan lidah pada sedikitnya percakapan. Yang berbahagia adalah yang selalu melihat sisi indah sesuatu. Kalau malam gelap, ia memandang keindahan bulan. Kalau bulan tak tampak, ia mengamati keindahan bintang. Kalau terbakar terik matahari, ia bersyukur bahwa terangnya menghapus kegelapan. Dan bila matahari terbenam, maka ia menikmati angin malam yang menyentuhnya.

(M.Quraish Shihab – Yang Sarat dan yang Bijak)

h1

Pertanda Milan Layak Diunggulkan

November 6, 2008

verimagenphp

AC Milan untuk pertama kalinya sejak 2004 menjadi capolista alias pemuncak klasemen pekan ke-10 Liga Italia Serie A. Hal itu terjadi setelah Milan mengandaskan Napoli 1-0 hari Minggu lalu (2/11) di San Siro. Akhir musim 2003-2004 adalah saat terakhir Rossonerri meraih scudetto dan sudah selayaknya Paolo Maldini dkk kembali menjuarai Serie A pada akhir musim 2008-2009 nanti. Dengan menjadi capolista, Milan menunjukkan jati dirinya sebagai tim yang layak diunggulkan untuk menjadi yang terbaik di Italia. Pada awal musim anak asuhan Carlo Ancelotti sempat mengalami dua kekalahan berurutan, lantas mereka berhasil bangkit dan mampu tampil sesuai dengan kualitas sejatinya. Lazio, Inter, dan Napoli pun sudah merasakan kedigdayaan Milan. Tapi masih ada 28 pertandingan yang mesti dilewati tim Merah Hitam di Serie A. Piala UEFA pun sayang untuk dilewatkan, karena Milan berpeluang besar untuk mendapatkannya pula. Semoga konsistensi permainan Milan tetap stabil terjaga, hingga akhir musim sukses menggapai trofi juara kembali.

“Sekarang periode indah telah dimulai. Saya percaya Juventus pada paruh kedua akan begitu apik dan Inter akan menjadi skuad yang kian matang. Kompetisi ini bakal sangat indah hingga akhir,” ujar Clarence Seedorf, gelandang Milan seperti dikutip Datasport. Apa yang dikatakan Seedorf merupakan wujud rasa syukur, kegembiraan, dan optimisme. Tapi ada sebuah sikap kerendahan hati di situ, dengan tetap menghargai kekuatan pihak lawan. Kiranya hal itu dapat menjadi modal tambahan bagi para pemain Milan untuk tidak menjadi jumawa dan lekas berpuas diri, kendati tetap selalu mesti tampil percaya diri menghadapi lawan siapa pun.

Kehadiran David Beckham sejak Januari 2009 (selama beberapa pekan saja) semoga dapat menjadi tambahan kekuatan Milan dan bukannya malah mengusik harmoni tim yang sudah mulai terbangun akhir-akhir ini. Mudah-mudahan dia sudah mulai belajar bahasa Italia dari sekarang, sehingga nanti tidak kesulitan memahami instruksi dari pelatih Don Carletto.

Sumber foto : http://www.sportsya.com