Archive for Maret, 2009

h1

Reuni di Barca vs Muenchen

Maret 26, 2009
Messi bakal bertemu Demichelis, sesama pemain Argentina ketika Barca berjumpa Muenchen.

Messi bakal bertemu Demichelis, sesama pemain Argentina ketika Barca berjumpa Muenchen.

Perjumpaan Barcelona (Spanyol) versus Bayern Muenchen (Jerman) di babak perempat final Liga Champion 2008/09 bagaikan ajang reuni bagi sejumlah pemain asing dari beragam negara. Pemain asal Argentina, Gabriel Milito dan Lionel Messi (Barca) bisa bertemu dengan Martin Demichelis dan Jose Ernesto Sosa (Muenchen). Sesama orang Brasil, yakni Dani Alves serta Sylvinho (Barca) bakal menghadapi Lucio, Breno, serta Ze Roberto (Muenchen). Sedangkan para pemain Prancis, Eric Abidal dan Thierry Henry (Barca) untuk sementara akan melupakan pertemanan dengan Willy Sagnol maupun Franck Ribery (Muenchen).


h1

Jangan Berhenti Berharap

Maret 26, 2009

Belajar dari hari kemarin. Hidup untuk hari ini. Milikilah harapan untuk hari esok. Yang penting, jangan pernah berhenti berharap. (Albert Einstein)

h1

Sepakbola Hantu Pemilu?

Maret 19, 2009

Mengapa Kepolisian Republik Indonesia memandang pertandingan sepakbola sebagai sesuatu yang begitu mengerikan dan menjadi potensi besar kacaunya pelaksanaan pemilihan umum di negeri ini? Apakah sepakbola merupakan hantu yang menakut-nakuti pemilu, maka Kapolri melarang pelaksanaan pertandingannya, sehingga ISL dan kompetisi divisi utama terpaksa berhenti selama masa kampanye hingga masa penyontrengan?

Saya tidak tahu, apakah pernah ada sebuah penelitian atau survey yang menjawab, sebenarnya ada berapa persentase kerusuhan yang terjadi dalam satu musim kompetisi sepakbola di negeri ini? Jika memang ada, apakah angkanya demikian besar, sehingga polisi merasa tidak sanggup jika harus mengurusi kampanye pemilu dan pertandingan sepakbola sekaligus? Lalu apakah polisi sudah bertindak benar selama ini, jika terjadi kerusuhan dalam sepakbola kita? Adakah yang bisa menjawab sejumlah tanya tersebut?

Tapi kita sebagai orang Indonesia –menurut asumsi saya, bukan hasil penelitian- memang biasa berpikir negatif dan berprasangka buruk terhadap siapa saja atau dalam banyak hal. Termasuk ketika kita melihat para caleg yang memasang gambarnya di mana-mana. Jadi jika pak polisi tidak percaya bahwa penonton sepakbola nasional bisa tertib, ya mohon dimaklumi saja barangkali.

Salah satu potret kerusuhan sepakbola di Indonesia

Salah satu potret kerusuhan sepakbola di Indonesia

h1

Polemik Pelatih Inggris dan Italia (Capello vs Lippi)

Maret 19, 2009

Kejayaan klub-klub Inggris tampil di perempat final Liga Champion musim 2008-2009 ini ternyata menimbulkan polemik di antara dua pelatih besar asal Italia, Fabio Capello sebagai pelatih timnas Inggris dan Marcello Lippi sebagai pelatih timnas Italia. Capello beropini bahwa tim Inggris lebih baik ketimbang tim Italia. Kenyataannya tiga klub Inggris (MU, Chelsea, dan Arsenal) memang sukses menyingkirkan tiga klub Italia (Inter Milan, Juventus, dan AS Roma). Lippi menolak mentah-mentah pernyataan Capello, alasannya tidak banyak pemain Inggris dan Italia yang memperkuat klub-klub itu. Menurutnya penilaian akan lebih adil, jika timnas kedua negara diadu dengan seluruh pemain dari dalam negeri, tanpa ada pemain asing.

Capello sendiri akhirnya banyak mengritik sepakbola Italia secara umum, seperti kebiasaan diving para pemain dan stadion-stadion tua yang sudah tidak nyaman di Italia. Mestinya apa yang dikatakan oleh mantan pelatih Milan, Madrid, dan Juventus itu bisa menjadi bahan introspeksi bagi seluruh pihak yang berkepentingan dalam persepakbolaan Italia. Terlebih lagi karena Capello sendiri orang Italia, yang sewajarnya masih mencintai sepakbola negaranya, kendati kini menangani timnas negara asing. Tapi Lippi malah seperti kebakaran jenggot menanggapi opini rekan sejawatnya itu.

Ternyata sebelumnya Capello dan Lippi pernah pula berdebat dalam sebuah talkshow di stasiun televisi Sky Italia, seperti pernah diceritakan di BolaVaganza. Tekad Capello memenangi Piala Dunia bersama Inggris disikapi dengan sinis oleh Lippi yang pernah membawa Italia menjuarai Piala Dunia 2006. Tampaknya perang kata antara kedua Italiano itu belum akan usai dan dipastikan bakal lebih seru jika timnas Inggris dan Italia kelak bertemu. Apa lagi seandainya pertemuan kedua tim terjadi di Piala Dunia 2010 nanti.

h1

Jadilah Penulis

Maret 13, 2009

Bila engkau bukan anak raja dan bukan anak ulama besar, maka jadilah penulis. (Imam Al-Ghazali)

h1

Liverpool Lebih Spanyol

Maret 4, 2009
Xabi Alonso (Liverpool) dan Sergio Ramos (Madrid), pertemuan sesama pemain Spanyol di Liga Champion)

Xabi Alonso (Liverpool) dan Sergio Ramos (Madrid), pertemuan sesama pemain Spanyol di Liga Champion

Sejak regulasi pembatasan pemain asing di Eropa kian longgar, semakin banyak klub yang materi pemainnya tidak identik dengan negara asal klub. Contoh paling nyata dapat dilihat pada Inter Milan (Italia) dan Arsenal (Inggris) yang kerap menampilkan tim intinya dengan pemain asing sepenuhnya. Lantas ada lagi yang unik ketika Real Madrid (Spanyol) menjamu Liverpool (Inggris) di pertandingan pertama 16 besar Liga Champion 2008/09 lalu. Jumlah pemain Spanyol yang bermain sebagai starter di Liverpool justru lebih banyak ketimbang di Madrid. Ada Jose Reina, Alvaro Arbeloa, Albert Riera, Xabi Alonso, dan Fernando Torres di kubu Liverpool. Sementara hanya ada Iker Casillas, Sergio Ramos, dan Raul Gonzales di pihak Madrid. Jadi Liverpool justru lebih menyerupai klub Spanyol daripada Madrid dalam pertandingan tersebut. Pertemuan kedua tim juga ibarat pertandingan di Liga Spanyol karena pelatih Juande Ramos (Madrid) dan Rafael Benitez (Liverpool) sama-sama orang Spanyol.

h1

Menolong Diri Sendiri

Maret 2, 2009

Menolong diri sendiri kerap lebih sulit ketimbang menolong orang lain. (RA.Kartini)