h1

Dan Persipura pun Juara di Indonesia

Mei 19, 2009
Boaz Solossa, kian besar peluangnya menjadi top scorer ISL.

Boaz Solossa, kian besar peluangnya menjadi top scorer ISL.

Akhir pekan ketiga bulan ini (16-17 Mei 2009) menjadi momentum dipastikannya gelar juara liga sepakbola di berbagai belahan dunia. Ketika Manchester United menjadi kampiun Premier League di Inggris, Barcelona merebut gelar juara Primera Liga di Spanyol, dan Inter Milan kembali memenangi scudetto di Italia, maka Persipura pun memastikan dirinya merengkuh trofi juara Liga Super (ISL) di Indonesia. Raihan angka yang dimiliki Tim Mutiara Hitam di klasemen sementara sudah mustahil terkejar lagi oleh para pesaingnya, seperti : Persiwa, Sriwijaya FC, dan Persib. Padahal sebenarnya Persipura masih memiliki tiga pertandingan tersisa dari total 34 pertandingan musim ini. Materi pemain yang berkualitas dan kompak merata di semua sektor, kepintaran pelatih Jacksen F.Tiago, manajemen tim yang relatif tidak banyak masalah (ketimbang tim-tim lain), juga dukungan positif suporter membuat tim kebanggaan warga Papua tersebut memang layak menjadi juara ISL edisi perdana.

Hebatnya lagi, dua dari trio striker klub asal Jayapura itu, Boaz Solossa dan Beto Goncalves, untuk sementara menjadi pencetak gol terbanyak ISL dengan 22 gol. Tentu besar pula peluang mereka menjadi top scorer di akhir musim. Tapi Boaz dan Beto harus bersaing keras dengan tiga penyerang yang masih membayangi raihan gol mereka, yaitu : Ngon A Djam (Sriwijaya FC), Christian Gonzales (Persib), dan Bambang Pamungkas (Persija).

Dengan menjadi juara ISL, Persipura akan menjadi wakil Indonesia di Liga Champion Asia musim depan. Satu hal yang harus diperhatikan adalah AFC hanya mengijinkan diturunkannya tiga pemain asing non-Asia dan dua pemain asing Asia. BLI pun rencananya akan menerapkan peraturan tersebut di ISL musim depan. Maka Persipura terpaksa mesti mengganti dua dari lima pemain asing yang dimilikinya kini. Padahal kontribusi Pierre Bio Pauline, Viktor Igbonefo, David da Rocha, Ernest Jeremiah, dan Beto Goncalves cukup besar dalam kesuksesan Persipura musim ini. Sayangnya, mereka berlima tidak ada yang berasal dari Asia. Solusinya, Persipura bisa tampil dengan cukup tiga pemain asing atau harus memburu dua pemain asing Asia yang berkualitas sepadan dengan yang digantikannya. Mau tidak mau, hal itu pasti mengubah kekuatan Persipura musim depan. Tapi apa pun yang terjadi, semoga Persipura bakal melanjutkan prestasinya dengan mampu mengimbangi permainan klub-klub terbaik Asia tahun depan. Selamat untuk Persipura!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: