Archive for Agustus, 2009

h1

Milan Memberi Harapan

Agustus 25, 2009
Milan-Pato

Pato mencetak dua gol Milan saat melawan Siena.

Kendati aksinya belum dapat disaksikan di layar kaca, berita kemenangan AC Milan 2-1 atas Siena pada Sabtu lalu (22/8) cukup menyejukkan hati para penggemar Rossoneri di Indonesia. Hasil buruk selama pramusim layak memunculkan keraguan bahwa Milan memang belum siap bertarung memperebutkan scudetto. Tapi hasil pertandingan pertama Serie A musim ini telah memberi harapan baru dan langkah Milan akan lebih kencang melaju. Alexandre Pato, penyerang muda Brasil bermain cemerlang memborong dua gol Milan. Ronaldinho mampu tampil gemilang dan menjadi kreator terciptanya tiga poin pertama Milan. Kombinasi bek tua-muda Alessandro Nesta dan Thiago Silva menjadi benteng tangguh sektor pertahanan, sementara Mathieu Flamini bermain bagus di lini tengah. Bahkan Marco Borriello pun tidak mengecewakan turun sebagai starter berduet dengan Pato, kendati belum mencetak gol.

Pada Sabtu depan (29/8) akan terjadi ‘grande partita’ ketika Milan menjamu Inter Milan di San Siro. Semoga tren positif Milan bakal berlanjut di pekan kedua nanti. Kita juga masih menunggu debut Klaas-Jan Huntelaar, penyerang Belanda pindahan dari Real Madrid yang di pekan pertama belum bisa tampil karena menjalani hukuman larangan bermain. Mudah-mudahan kita sudah dapat menjadi saksi serunya pertandingan ‘derby Milano’ tersebut di rumah kita masing-masing.

h1

Cerdas dan Sadar Sesuai Bakat

Agustus 17, 2009

Cerdas dan sadar untuk berusaha sesuai bakat yang kita miliki, itu yang mesti kita pahami sepenuh hati. (Fariz RM)

h1

Hubungan Beckham, Owen, dan Ronaldo

Agustus 17, 2009
MU menjadi salah satu penghubung Owen dengan Beckham dan Ronaldo.

Apakah hubungan antara David Beckham, Michael Owen, dan Cristiano Ronaldo?

Beckham pernah bermain bersama dengan Owen di Real Madrid. Ronaldo mulai musim 2009-2010 bermain untuk Madrid. Beckham pernah menjadi kapten timnas Inggris, sementara Owen menjadi wakilnya saat itu. Sementara itu Ronaldo merupakan kapten timnas Portugal saat ini. Masih ada persamaan yang menghubungkan mereka bertiga. Beckham, Ronaldo, dan Owen adalah pemain dengan kostum nomor 7 di Manchester United. Becks dan CR7 sudah pernah menjadi bintang The Red Devils, merasakan menjadi juara Inggris, Eropa, dan dunia bersama klub yang bermarkas di Old Trafford tersebut. Ronaldo bahkan pernah menjadi pemain terbaik dunia ketika bersama MU, sementara Becks nyaris menjadi pemain terbaik dunia (runner-up) juga saat memperkuat tim asuhan Sir Alex Ferguson. Di klub itu pula David Beckham dan Cristiano Ronaldo mulai dikenal publik sampai akhirnya menjadi bintang sepakbola sekaligus selebritis yang terkenal di dunia. Michael Owen sedikit berbeda dalam hal ini. Dia pernah menjadi penyerang hebat untuk Liverpool dan timnas Inggris. Kebintangannya mulai meredup saat bermain di Madrid dan Newcastle United. Cedera yang kerap dideritanya membuatnya lama absen dari timnas. Dengan kostum nomor 7 yang pernah membawa hoki bagi Beckham dan Ronaldo, Owen mencoba bangkit kembali bersama Wayne Rooney dkk.

 

h1

Asa Huntelaar Bersinar di Milan

Agustus 10, 2009
PRIMI PIANI UFFICIALI 2009/10

Huntelaar mencoba mengikuti sukses pemain Belanda di Milan.

Akhirnya harapan penggemar AC Milan akan hadirnya bintang baru di San Siro menjadi nyata. Klaas-Jan Huntelaar dibeli Milan dari Real Madrid seharga 15 juta euro. Penyerang asal Belanda itu akan mencoba mengikuti jejak Marco van Basten, seniornya yang pernah membawa kejayaan Rossoneri bersama Ruud Gullit dan Frank Rijkaard di masa silam. Dengan trio Belandanya itu, Milan telah meraih banyak trofi bergengsi, seperti scudetto dan Piala Champion, yang diraih tak cukup hanya sekali. Bahkan Rossoneri pernah dijuluki sebagai ‘the dreama team’ saking hebatnya prestasi mereka kala itu.

Di Milan nanti Huntelaar akan bergabung dengan seniornya, Clarence Seedorf, yang selain sesama pemain Belanda, juga pernah bermain di Ajax Amsterdam dan Real Madrid (dua klub yang pernah diperkuat Huntelaar). Seedorf adalah pemain Belanda yang sukses setelah era Basten-Gullit-Rijkaard, dengan pernah meraih scudetto dan juara Liga Champion bersama Milan. Semoga dia mampu menjadi mentor yang baik bagi juniornya, kemudian bersama anggota skuad lain di bawah Leonardo membawa asa baru bagi kejayaan Tim Merah Hitam di masa depan. Jangan sampai Huntelaar mengulangi nasib buruk Patrick Kluivert, Edgar Davids, dan Michael Reiziger yang menjadi trio Belanda yang gagal total saat memperkuat Milan beberapa tahun silam. Semoga Huntelaar bakal bersinar bersama klub anyarnya.

h1

Cara Berkarya yang Baik

Agustus 10, 2009

Cara berkarya yang baik adalah : bagaimana kita mampu berkarya dengan sungguh-sungguh, sehingga memiliki bobot filosofi yang baik, namun mampu disuguhkan secara komunikatif kepada masyarakat. (Fariz RM dalam Living In Harmony)

h1

Komparasi Kaka dan Cristiano Ronaldo

Agustus 5, 2009

kaka+cr

Kaka dan Cristiano Ronaldo telah resmi akan bermain untuk Real Madrid sejak musim 2009-2010. Ada sejumlah hal yang bisa dibandingkan di antara mereka. Persamaannya, Kaka dan Ronaldo pernah menyandang gelar sebagai Pemain Terbaik Dunia. Kaka meraihnya di tahun 2007, sementara Ronaldo pada tahun 2008. Sebelum meraih gelar prestisius tersebut, kedua pemain sukses membawa klub masing-masing menjadi jawara Liga Champion dan Piala Dunia Antarklub. Baik Kaka maupun Ronaldo juga terkenal dengan kecepatan lari, aksi dribel bola yang brilian, serta piawai mencetak gol. Mereka juga dibeli dengan harga yang sama fantastisnya dari klub sebelumnya. Kaka dan Ronaldo juga laris sebagai bintang beragam iklan karena penampilan fisiknya yang tak mengecewakan, komersil pula pastinya.

Perbedaannya, Kaka pernah menjadi juara (Piala Dunia, Copa America, dan Piala Konfederasi) bersama negaranya Brasil, sedangkan Ronaldo belum pernah mendapat trofi apa pun bersama Portugal. Kaka terkenal dengan sifatnya yang rendah hati, sementara Ronaldo justru sering dicap sebagai sosok yang arogan. Satu hal lagi, Kaka merupakan lelaki yang setia pada satu perempuan dan tipe family man, padahal Ronaldo justru kondang sebagai lelaki yang suka bergonta-ganti pasangan dan pantas disebut bad boy. Dengan segala persamaan maupun perbedaannya, Kaka dan Ronaldo akan bekerja sama berupaya mengembalikan kejayaan Los Merengues.

h1

Milan yang Mengkhawatirkan

Agustus 5, 2009
Ronaldinho diharapkan bisa menggantikan peran Kaka di Milan.
Ronaldinho diharapkan bisa menggantikan peran Kaka di Milan.

 

Kepergian Ricardo Kaka ke Real Madrid ternyata tidak direspons pihak manajemen AC Milan untuk menambal kekuatan yang hilang sepeninggal Kaka. Sudah sekian nama penyerang dikabarkan akan direkrut Milan, seperti : Edin Dzeko, Luis Fabiano, dan Klaas-Jan Huntelaar, tapi belum ada satu pun yang akhirnya bergabung. Di sektor belakang, memang telah ada nama Thiago Silva dan Oguchi Onyewu setelah Paolo Maldini pensiun. Tapi Leonardo sebagai pelatih anyar Milan masih perlu satu bek lagi untuk memperkokoh sektor pertahanan Rossoneri. Alessandro Nesta memang bek berkualitas tinggi, tapi dia baru bermain lagi setelah setahun absen. Mayoritas bek lainnya sudah berusia kepala tiga, seperti : Gianluca Zambrotta, Marek Jankulovski, Massimo Oddo, Kakha Kaladze, dan Giuseppe Favalli. Di sektor tengah Ronaldinho masih harus berjuang keras untuk bisa menggantikan peran Kaka. Ignacio Abate, salah satu pemain baru cukup menjanjikan, tapi tentu masih sangat jauh dibandingkan dengan Kaka. Seandainya saja masih ada Yoann Gourcuff yang tidak dilepas begitu saja ke Bordeaux. Dulu pemain Prancis itu direkrut untuk menjadi pelapis Kaka, kebetulan wajahnya mirip pula dengan Kaka. Di depan Pato masih terlalu muda, Pippo Inzaghi sudah terlalu tua, dan Marco Borriello juga masih dalam upayanya kembali top form -seperti saat memperkuat Genoa- setelah sempat cedera lama. Sayangnya Alberto Paloschi justru kembali dipinjamkan ke Parma. Hasil ujicoba pramusim Milan masih sangat mengkhawatirkan dan tidak menjanjikan. Semoga masih ada pemain baru yang bergabung dan jangan sampai ada pemain andalan yang dilepas lagi, sehingga Leonardo mampu meracik tim merah hitam layak bersaing memperebutkan scudetto musim depan. Pesaing Milan di Lega Calcio bukan hanya Inter Milan dan Juventus, melainkan juga ada Fiorentina, Roma, Lazio, Genoa, Sampdoria, dan Parma yang siap merangsek menjadi tim papan atas Serie A. Belum lagi Milan pun akan kembali berlaga di Liga Champion Eropa. Semoga masih ada waktu bagi Rossoneri membenahi diri sebelum kompetisi dimulai.