h1

Alasan Sesungguhnya

Oktober 29, 2009

Hingga saat ini barangkali masih menjadi teka-teki, alasan apa sesungguhnya yang membuat ibu mantan presiden tak sudi hadir dalam pelantikan presiden di gedung wakil rakyat. Apa benar masih bersemayam dendam kesumat di hatinya terhadap penggantinya? Padahal sang suami yang dahulu setia senantiasa mendampinginya bahkan menjadi pemimpin sidang pelantikan.
Tanpa sepengetahuan banyak orang, lima tahun silam si ibu ternyata pernah berjanji, sekiranya dia gagal menjadi presiden lagi, maka selamanya dia tak bakal kembali menapakkan kakinya di istana presiden maupun gedung wakil rakyat. Sebagai seorang yang setia kepada janji, maka pantang baginya untuk melakukan hal yang tak sesuai dengan isi janji tersebut.

29 Oktober 2009

(sebuah fiksi mengenang peristiwa 20 Oktober 2009 dalam 100 kata)

2 komentar

  1. Ini yang dimaksud Ibu Mega ya?
    Hmmm, apapaun penilaian orang, yang jelas Ibu Mega pasti punya alasan tersendiri mengenai ketidakhadirannya itu. Dan kalau memang yang Bung Lou itu benar, berarti Ibu Mega adalah orang yang konsisten terhadap janjinya. Hebat!

    Btw, kok tulisan Bung Lou tidak pernah kelihatan lagi di BOLA?


  2. Justru saya mencoba berpikir positif ttg alasan ketidakhadiran ibu Mega, meski alasan yg paling benar hanya beliau yg tahu. Jika memang yg benar spt versi saya, mungkin kita jadi lebih menghormati beliau kan?
    Tulisan saya sempat nongol di BOLA Selasa pekan lalu, judulnya ‘Jalan Tepat Milan’. Trims komentarnya, bung Ecko…



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: