h1

Timnas SEA Games Perlu Keajaiban

Desember 1, 2009

Peran Boaz sangat diperlukan timnas Indonesia di SEA Games Laos.

Timnas Indonesia U-23 akan segera berlaga di SEA Games XXV yang berlangsung di Laos. Indonesia tergabung dalam grup B bersama Singapura, Laos, dan Myanmar. Sementara grup A terdiri dari Thailand, Vietnam, Malaysia, Kamboja, dan Timor Leste.

Melihat persiapan timnas U-23 selama ini, rasanya tak mudah untuk menyembulkan optimisme bahwa medali perak SEA Games dapat diraih. Selain masalah internal, seperti : dana minimal, perekrutan pemain sarat konflik, dan pergantian pelatih di tengah jalan, hasil ujicoba yang telah dijalani pun selalu mengecewakan.

Apalagi jika melihat sejarah, sejak SEA Games 2001 berubah menjadi turnamen U-23, Indonesia belum pernah meraih medali apa pun. Padahal selain ditangani oleh pelatih berkualitas –Benny Dollo (2001), Serghei Dubrovin (2003), Peter Withe (2005), dan Ivan Kolev (2007)- yang cukup memahami sepak bola Indonesia, rasanya persiapan di masa lalu masih lebih bagus ketimbang saat ini. Dua tahun silam, Kolev -yang cukup sukses bersama timnas senior di Piala Asia 2007- sempat membawa Eka Ramdani dkk beruji coba dengan tim-tim junior Argentina, tapi hasilnya ke semifinal saja gagal.

Dengan persiapan yang penuh keterbatasan, pelatih Alberto Bica asal Uruguay harus menjadi tukang sulap lebih dahulu agar target untuk tim asuhannya terpenuhi. Kita hanya dapat berharap Yongky Aribowo dkk mampu tampil luar biasa dan diiringi keajaiban untuk minimal lolos ke semifinal. Semoga Boaz Solossa juga tampil fit, mampu segera menyatu dengan rekan-rekannya serta memberikan kontribusi positif bagi kemenangan timnas.

Skuad timnas Indonesia di SEA Games Laos

Kiper : Frenky Irawan dan M.Ridwan; Bek : Rendi Siregar, Elvis Nelson, Rahmat Latif, Djayusman Triasdi, Yudi Khoerudin, Ruben Karel, dan Stevie Bonsapia; Gelandang : Mahadirga Lasut, Nasution Karubaba, Egi Melgiansyah, Sultan Samma, M.Fauzan Djamal, Lucky Wahyu, Johan Juansyah, dan Tony Sucipto; Striker : Boaz Solossa, Andika Yudistira, Yongki Aribowo, Dendi Santoso, dan Engel Berth.

6 komentar

  1. Indonesia bermain imbang 2-2 dengan Singapura dlm pertandingan pertama SEA Games Laos pada Sabtu (5/12) kemarin. Gol-gol dicetak oleh Stevie Bonsapia dan Rendi. Biasanya ketika timnas kita main di SEA Games ada siaran langsungnya di televisi, tapi entahlah kenapa tahun ini tidak. Mungkin bosan juga ya, tidak kunjung datang lagi medali emas sepakbola.


  2. Indonesia kalah 0-2 dari tuan rumah Laos pada Senin (7/12) membuat langkah ke semifinal nyaris tertutup, karena Singapura menang atas Myanmar di hari yg sama. Kemenangan atas Myanmar dengan skor berapa saja akan sia-sia belaka jika Singapura dan Laos bermain imbang pada pertandingan terakhir pada Kamis (10/12) besok.


  3. Boaz cs emang beneran tinggal perlu keajaiban spy bisa lolos ke semifinal, siap2 kecewa lagi deh…😦


  4. huh… akhirnya kandas juga timnas kita di sea games…kalah 1-3 dr myanmar!😦 gak ada keajaiban buat kita…


  5. Timnas sepakbola kita di rezim Nurdin Halid memang identik sekali dengan kegagalan dan sekali lagi terbukti di akhir tahun 2009 ini.
    Kapan ya Pak NH dkk bisa introspeksi diri dan memberi kesempatan kepada yang lain, yang siapa tahu bisa membuat sepakbola kita jadi lebih maju?


  6. Sebagian besar tulisan tersebut di atas dimuat dalam rubrik PSSI-Watch majalah BolaVaganza edisi Desember 2009.



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: