h1

Sesudah Trofi Ketiga untuk Madrid, Mourinho Memburu Trofi Liga Champion

Agustus 31, 2012

Real Madrid mengalami hasil buruk dalam dua pertandingan awal La Liga musim 2012/13. Tim asuhan Jose Mourinho hanya bermain imbang 1-1 dengan Valencia (20/8) dan kalah 1-2 dari Getafe (27/8). Selain itu, Iker Casillas dkk pun kalah 2-3 dari Barcelona dalam leg pertama Supercopa de Espana atau Piala Super Spanyol di Camp Nou (23/8). Langit mendung seolah menggantung di atas kubu Los Blancos. Namun hari kembali terasa berkilauan ketika Real Madrid berhasil mengalahkan Barcelona 2-1 dalam leg kedua Piala Super Spanyol di Santiago Bernabeu (30/8). Gol yang dicetak oleh Gonzalo Higuain (menit ke-9) dan Cristiano Ronaldo (menit ke-18) untuk Los Blancos hanya mampu dibalas oleh Lionel Messi (menit ke-44) untuk Blaugranas. Meski skor agregat berakhir imbang 4-4, namun Madrid berhak meraih trofi karena mencetak gol lebih banyak ketika bermain tandang.

Supercopa de Espana 2012 merupakan trofi ketiga yang dipersembahkan oleh Mourinho untuk Los Galacticos, setelah sebelumnya sukses meraih Copa del Rey/Piala Raja musim 2010/11 dan juara La Liga Primera 2011/12. Dengan demikian semua gelar juara level nasional Spanyol sudah pernah diraih oleh tim Madrid asuhan mantan pelatih Porto, Chelsea, dan Inter Milan tersebut.

Tantangan terbesar bagi Mourinho selanjutnya adalah membawa timnya merebut trofi Liga Champion Eropa yang akan menjadi koleksi ke-10 Los Merengues secara keseluruhan. Dalam dua musim pertamanya, langkah Mou bersama Madrid selalu terhenti di babak semifinal. Pelatih yang pernah merasakan gelar juara antarklub juara Eropa bersama Porto dan Inter itu pasti sangat penasaran menghadapi musim 2012/13 ini.

Mental juara Real Madrid akan benar-benar diuji ketika tergabung dalam Grup D, yang layak disebut ’grup neraka’ bersama Manchester City, Ajax Amsterdam, dan Borussia Dortmund. Seluruh tim penghuni grup tersebut merupakan juara liga lokal musim lalu dari empat negara maju sepak bola Eropa, yaitu : Spanyol, Inggris, Belanda, dan Jerman. Tidak mudah untuk lolos dari grup D, tapi Jose Mourinho pasti memiliki strategi yang jitu agar timnya berhasil melaju ke babak berikutnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: