Archive for November, 2012

h1

Pemain Berpenampilan Unik dalam Milan vs Juventus

November 29, 2012

Pertemuan AC Milan dan Juventus dalam giornata 14 Serie A 2012/13 pada Minggu (25/11) menghadirkan sejumlah pemain berpenampilan tidak biasa di kedua kubu. Yang pertama adalah eksistensi pemain yang memiliki potongan rambut unik (biasa disebut mohawk atau punk-rock style). Phillipe Mexes, Kevin-Prince Boateng, Robinho, dan Stephan El Shaarawy mewakili Rossoneri, sementara Arturo Vidal dan Paul Pogba menjadi wakil Bianconeri. Lantas ada pula pemain berambut gondrong, yaitu : Mexes, Mario Yepes, dan Riccardo Montolivo di kubu Milan; Gianluigi Buffon, Martin Caceres, dan Andrea Pirlo di kubu Juventus.

Selain itu terdapat sejumlah pemain yang memelihara kumis dan jenggotnya alias berewokan. Mereka adalah Yepes, Antonio Nocerino, dan Giampaolo Pazzini di Tim Merah-Hitam; Pirlo, Claudio Marchisio, dan Mirko Vucinic di Tim Putih-Hitam.

Demikianlah sejumlah keunikan yang mengemuka dari perjumpaan kedua klub terbaik dalam sejarah sepak bola Italia musim ini. Bisa jadi masih ada keunikan lainnya jika kita mampu lebih menelaahnya lagi.

h1

Debut Manis Kapten Anyar Milan

November 29, 2012

Debut Riccardo Montolivo sebagai kapten AC Milan berakhir manis. Kemenangan Milan atas Juventus dengan skor 1-0 pada Minggu (25/11) tentu saja istimewa, meski Rossoneri masih berada di papan tengah Serie A musim 2012/13. Pemilihan Montolivo sebagai kapten Milan memang cukup mengejutkan banyak pihak. Tidak biasanya seorang pemain yang baru bergabung di awal musim langsung dipercaya sebagai pemimpin bagi rekan-rekannya di lapangan hijau. Musim ini posisi kapten Tim Merah-Hitam sesungguhnya berada di pundak Massimo Ambrosini atau Christian Abbiati, dua pemain paling senior yang masih tersisa di Milan.

Secara tradisi selama ini, semakin lama seorang pemain memperkuat Milan, maka dialah yang berada di urutan teratas sebagai kapten. Namun Massimiliano Allegri ternyata berani mendobrak tradisi tersebut dengan menunjuk Montolivo sebagai kapten menghadapi Juventus, ketika Ambrosini dan Abbiati absen. Jika sesuai tradisi, ada sejumlah pemain yang lebih dulu bergabung dengan Milan dibandingkan dengan Montolivo. Misalnya saja Philippe Mexes, Mario Yepes, Kevin-Prince Boateng, atau Robinho.

Tapi tampaknya manajer Milan secara rasional melihat jiwa kepemimpinan gelandang bernomor 18, yang sebelumnya sudah teruji sebagai kapten Fiorentina musim lalu. Dan amanat yang diemban Montolivo berhasil dijawabnya dengan kemenangan tim yang bernilai tinggi. Kemenangan atas juara bertahan Serie A kiranya menjadi momentum kebangkitan Rossoneri menghadapi pertandingan pekan-pekan selanjutnya. Forza Milan!

h1

Andaikata Ronaldo dan Messi Satu Klub

November 29, 2012

Apa yang akan terjadi jika Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi membela klub yang sama? Apakah mereka bisa bekerja sama dengan baik, dan siapa yang akan lebih bersinar?

Menyandingkan Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi akan membuat klub yang mereka bela menjadi tim impian dengan sektor depan yang kekuatannya sangat dahsyat. Mereka bisa bekerja sama dengan baik karena mereka biasa bekerja dalam tim pada klub-klub sebelumnya. Tapi sulit untuk memprediksi siapa di antara CR7 dan Messi yang bakal lebih bersinar. Pastinya mereka akan membuat klub tersebut berjaya dan tidak rugi memiliki keduanya.

* Opini ini dimuat di BOLA Edisi 2.431/2012.

h1

El Shaarawy Berkah Tersembunyi Milan

November 9, 2012

Ketika Filippo Inzaghi pensiun, Zlatan Ibrahimovic hijrah ke PSG, dan Antonio Cassano hengkang ke Inter untuk ditukar dengan Giampaolo Pazzini, apakah asa yang tersisa dari sektor depan AC Milan? Memang masih ada nama Robinho, Pato, Stephan El Shaarawy, dan Pazzini sebagai wajah baru. Sayangnya, Robinho dan Pato malah lebih kerap berkutat dengan cedera, sementara Pazzini sempat mencetak hattrick pada pekan kedua, tapi setelah itu kesulitan membuat gol.

Syukurlah, I Rossoneri ternyata masih memiliki seorang pemain berusia 20 tahun yang tampil brilian. Mungkin tidak ada yang pernah mengira bahwa Stephan El Shaarawy menjadi pencetak gol terbanyak Liga Italia Serie A 2012/13 sementara dengan 8 gol setelah giornata ke-11. Edinson Cavani (Napoli), Antonio Di Natale (Udinese), Diego Milito (Inter), atau Miroslav Klose (Lazio) yang lebih memiliki nama besar kalah produktif dibanding pemain berdarah Italia-Mesir itu. Hal itu menjadi kredit tersendiri bagi El Shaarawy, apalagi jika mengingat perjalanan Milan di Serie A masih cukup terseok-seok.

Sepertinya layaklah jika pemain bernomor 92 tersebut disebut sebagai berkah tersembunyi bagi Tim Merah-Hitam musim ini. Semoga aksi trengginas El Shaarawy akan terus konsisten dan seiring sejalan dengan mulai membaiknya tim asuhan Massimiliano Allegri.

h1

Bintang Nomor 21 Juventus

November 9, 2012

Keberhasilan Juventus meraih gelar scudetto musim 2011/12 dengan rekor tak pernah kalah mengorbitkan kembali nama Andrea Pirlo. Hijrah dari AC Milan karena dianggap sudah habis, Pirlo justru sukses menjadi nyawa permainan Bianconeri dan membuat kubu Rossoneri menyesal telah melepasnya begitu saja. Salah satu yang khas dari pemain Italia tersebut adalah kostum nomor 21 yang dikenakannya.

Di masa lalu tersebutlah bintang La Vecchia Signora yang juga menggunakan nomor 21, yaitu Zinedine Zidane. Pemain Prancis tersebut memperkuat Juventus sepanjang musim 1996-2001 dan mempersembahkan dua gelar juara Serie A (1996/97 dan 1997/98).

Zidane dan Pirlo seolah memiliki benang merah. Mereka memakai nomor kostum yang sama, menjadi pengatur serangan tim (meski berbeda tipe permainan) yang perannya sangat signifikan ketika Juventus berjaya. Uniknya, mereka sama-sama pernah meraih gelar Liga Champion bersama klub lain dan menjadi juara Piala Dunia bersama negaranya masing-masing. Zidane menggapai trofi Liga Champion 2001/02 bersama Real Madrid dan juara Piala Dunia 1998 bersama Prancis. Pirlo menjuarai Liga Champion 2002/03 dan 2006/07 bersama Milan serta kampiun Piala Dunia 2006 bersama Italia.

Tampaknya Pirlo masih akan memberikan trofi selanjutnya bagi Bianconeri. Pemain nomor 21 Juventus akan dikenang publik pernah menjadi milik dua maestro, Zinedine Zidane dan Andrea Pirlo.

* Opini ini dimuat di SOCCER Edisi 19/2012.

h1

Persamaan Pencetak Gol Terbanyak

November 8, 2012

Ada persamaan yang terjadi seusai Liga Premier Inggris dan Liga Italia Serie A menyelesaikan pertandingannya pada minggu pertama November 2012. Pemuncak daftar pencetak gol terbanyak sementara Liga Premier adalah Robin van Persie (Manchester United), sedangkan di Serie A tersebutlah nama Stephan El Shaarawy (AC Milan). Kedua pemain tersebut ternyata sama-sama mencetak delapan gol tanpa pesaing.

Sebagai striker utama, keduanya pun tidak mengenakan kostum nomor 9 atau 10. Van Persie memakai nomor 20, sedangkan El Shaarawy memakai nomor 92. Persamaan lainnya adalah nama julukan sekaligus warna kostum utama klub yang mereka perkuat. The Red Devils dan Il Diavolo Rosso tentu dominan dengan warna merah.

h1

Jika Ada Kejutan, Indonesia Bisa Juara

November 2, 2012

Piala AFF 2012 tinggal dalam hitungan pekan. PSSI pimpinan Djohar Arifin sudah mendaftarkan para pemainnya ke panitia turnamen. Jika tidak ada keajaiban, maka hampir dapat dipastikan bahwa timnas Indonesia akan menghadapi Malaysia, Singapura, dan Laos tanpa pemain terbaiknya.
Pencinta sepak bola nasional di Indonesia tahu persis bahwa kisruh organisasi berkepanjangan menjadi alasan terciptanya timnas dengan materi pemain seadanya.
Tapi bagaimana pendapat AFF dan calon lawan Indonesia, jika mereka tahu bahwa PSSI tidak mengirim tim terbaiknya? Bisa saja mereka menduga bahwa PSSI memandang sebelah mata turnamen sepak bola paling bergengsi se-Asia Tenggara tersebut. Tapi pada sisi lain, mereka akan meremehkan kekuatan tim asuhan Nilmaizar.

Sepak bola selalu sarat dengan kejutan. Tidak mustahil bahwa justru Indonesia yang akan menjuarai Piala AFF 2012 dan silakan Djohar dkk menepuk dada sekiranya hal itu menjadi nyata. Kekecewaan kita tidak bisa melihat pemain kesayangan di timnas mungkin sirna seandainya gelar juara bisa diraih Elie Aiboy cs.

* Opini ini dimuat di BOLA Edisi 2.422/2012.