h1

Harapan untuk Jacksen F. Tiago

September 11, 2013

Jika di Indonesia ada seorang Brasil yang sangat kondang namanya, dia pasti adalah Jacksen Fereira Tiago, pelatih timnas Indonesia yang terbaru. Nama Jacksen sudah sangat akrab bagi pencinta sepak bola di tanah air. Prestasinya sebagai pemain, antara lain membawa Persebaya menjadi juara Liga Indonesia (1994/95). Sebagai pelatih, Jacksen sukses pula mempersembahkan trofi bagi Persebaya (juara LI 2003/04) dan Persipura (juara LSI 2008/09, 2010/11, dan 2012/13). Musim ini, Persipura telah memastikan gelar juara Liga Super Indonesia beberapa pekan sebelum kompetisi usai dengan perbedaan poin yang cukup jauh. Penunjukan Jacksen sebagai pelatih timnas (meski tetap merangkap sebagai pelatih Persipura) sudah tepat mengingat reputasinya sebagai pelatih, juga pemahaman dan kecintaannya terhadap sepak bola Indonesia.

Awal perjalanan Jacksen sebagai pelatih Tim Merah Putih memang tidak mudah. Indonesia versus Belanda (7/6) di Jakarta menjadi debutnya. Kekalahan 0-3 cukup wajar mengingat perbedaan kualitas Tim Garuda dan Tim Oranye. Masalahnya, jadwal selanjutnya adalah menghadapi Arsenal dan Liverpool, kendati timnas tampil dengan nama berbeda. Klub Liga Premier Inggris tersebut setali tiga uang dengan Belanda. Posisi mereka jauh berada di atas Indonesia, baik secara kualitas teknik, fisik, strategi permainan, maupun pengalaman. Boaz Solossa dkk telah kembali menelan pil pahit, kalah 0-7 dari Arsenal (14/7) dan kalah 0-2 dari Liverpool (21/7) di Jakarta. PSSI berdalih bahwa laga melawan tim-tim kuat menjadi wahana uji coba sebelum timnas menghadapi China dalam Pra-Piala Asia bulan Oktober nanti. Tapi jika hasilnya selalu mengecewakan, tentu tidak baik bagi mental pemain.

jacksen pelatih indonesia

Syukurlah, akhirnya kemenangan pertama berhasil diraih ketika Indonesia mengalahkan Filipina 2-0 di Solo (14/8). Hasil laga tersebut dipastikan mengangkat mental, moral, dan kepercayaan diri anggota skuat timnas menghadapi pertandingan selanjutnya. Publik di tanah air pun menyambut gembira kemenangan Stefano Lilipay dkk yang terjadi sepekan setelah Lebaran dan menjelang ulang tahun Kemerdekaan RI tersebut.

Kita layak menaruh harapan kepada Jacksen F. Tiago sebagai pelatih timnas, namun PSSI mesti mendukung kinerjanya secara maksimal agar penampilan Tim Merah-Putih bisa membaik. Alangkah idealnya jika status Jacksen sebagai pelatih timnas senior Indonesia dipermanenkan oleh PSSI sampai beberapa tahun ke depan, tanpa rangkap jabatan seperti selama ini lagi. Dengan fokus perhatian pelatih hanya pada satu tim, maka diharapkan terjadi peningkatan yang lebih signifikan dari permainan timnas di atas lapangan pertandingan, siapa pun lawan yang dihadapinya.

* Opini ini dimuat di BolaVaganza No.143 – September 2013.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: