h1

Makna Keberhasilan Garuda Muda

September 23, 2013

para-pemain-timnas-indonesia-u-19-merayakan-gelar-juara-piala-_130922235636-227

Gelar juara sepak bola yang begitu lama dirindukan oleh rakyat Indonesia akhirnya tiba jua. Kerinduan itu telah mendapat jawaban nyata. Stadion Gelora Delta Sidoarjo pada Minggu malam, 22 September 2013, merupakan lokasi sekaligus saksi sejarah kesuksesan Tim Merah Putih menjadi juara Piala AFF U-19 2013, sesudah 22 tahun mengalami masa paceklik meraih trofi. Indonesia secara dramatis mampu mengalahkan Vietnam melalui adu penalti dengan skor 7-6. Keberhasilan tim asuhan Indra Sjafri memiliki sejumlah makna tersendiri dalam perkembangan sepak bola nasional.

timnas-indonesia-u-19-merah

Mitos selalu kalah di laga final dalam sejumlah turnamen resmi sejak SEA Games 1991 akhirnya pupus kini. Evan Dimas dkk telah membuat catatan prestasi baru dalam riwayat persepakbolaan di tanah air. Indonesia akhirnya dapat meraih Piala AFF, meski baru pada tingkat junior. Selama kurun masa 22 tahun berlalu (1991-2013), sebenarnya timnas bisa beberapa kali tampil di pertandingan puncak, tapi senantiasa gagal menjadi kampiun.

Dalam empat tahun terakhir saja, Indonesia kandas di laga pamungkas Piala AFF 2010 (senior), SEA Games 2011 (U-23), dan Piala AFF U-16 2013. Ironisnya, dalam tiga kali kesempatan itu, tim kebanggaan kita selalu takluk dari Malaysia. Di Piala AFF U-19 2013 yang berlangsung di Jawa Timur (Sidoarjo dan Gresik), barulah Pasukan Garuda Muda mampu menghentikan langkah Malaysia sekaligus Thailand –yang kerap menggagalkan Indonesia pula di final pada masa silam- di babak penyisihan grup.

timnas u-19 ilham dinan

Sebagian materi timnas U-19 ternyata telah bermain bersama di bawah pelatih Indra Sjafri sejak timnas U-16 beberapa tahun silam. Mereka bahkan pernah menjuarai sejumlah turnamen junior, seperti HKFA International Youth Football Invitation di Hongkong pada tahun 2012 dan 2013. Mental juara tampaknya memang mampu ditanamkan sang pelatih kepada anak-anak asuhannya.

Timnas U-19 kemudian lebih berkonsentrasi menjalani pemusatan latihan selama sekitar dua bulan di Yogyakarta, termasuk menjalani uji coba dengan tim-tim lokal. Seluruh anggota tim bahkan tidak bisa pulang saat lebaran tempo hari dan mereka bersama-sama merayakan Idul Fitri di Yogyakarta. Sehabis itu mereka melanjutkan pelatnas di Jawa Timur yang merupakan lokasi Piala AFF U-19 2013. Kerja keras dan pengorbanan mereka memang layak berbuah manis.

Ternyata tidak perlu menjalani pelatnas jangka panjang di luar negeri, seperti Italia atau Uruguay, untuk mendapatkan sebuah trofi demi mengharumkan nama tanah air tercinta. Mungkin yang lebih diperlukan adalah pelatih berkualitas yang jeli memilih pemain berkualitas dan proses pelatnas yang berkualitas pula.

pemain-timnas-indonesia-u-19-merayakan-kemenangan_663_382

Ravi Murdianto, Hansamu Yama Pranata, Evan Dimas, Ilham Udin Armayn, Maldini Pali, Muchlis Hadi, dan kawan-kawan telah menjadi idola baru pencinta sepak bola di seluruh penjuru negeri. Mereka pantas mengemban harapan kita bahwa timnas bakal bisa berprestasi lebih apik di masa mendatang.

Menjadi tugas PSSI agar tunas-tunas muda yang mulai bersemi itu tidak layu sebelum berkembang di tengah jalan. Kita sebagai penonton setia timnas pastinya bakal mendukung dan mengawal apa pun langkah PSSI dalam proses pengembangan pemain muda yang lebih baik di semua wilayah Nusantara. Upaya maksimal yang baik kiranya akan membuahkan hasil yang bagus jua nantinya. Semoga.

Akhirnya, selamat untuk Evan Dimas dkk, semoga semakin panjang jejak prestasi kalian tapaki demi harumnya nama Indonesia di masa depan. Terima kasih karena telah membahagiakan dan membanggakan kami sebagai sebuah bangsa.

timnas u-19 juara

Materi pemain timnas Indonesia di Piala AFF U-19 2013
Kiper : Ravi Murdianto, Rully Desrian
Belakang : Putu Gede Juni Antara, Hansamu Yama Pranata, M.Sahrul Kurniawan, Febly Gushendra, M. Fatchu Rochman, Dimas Sumantri, Mahdi Fahri Albar
Tengah : M. Hargianto, Zulfiandi, Hendra Sandi Gunawan, Alqomar Tehupelasury, Evan Dimas Darmono, Paolo Oktavianus Sitanggang, Ilham Udin Armayn, Maldini Pali
Depan : M.Dimas Drajad, Muchlis Hadi Ning Syaifulloh, Dinan Yahdian Javier

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: