h1

Mengenang Malam di Jakarta

Oktober 6, 2013

Kejadiannya tepat sebulan silam, ketika hari sudah malam. Kami tengah tersesat di belantara ibukota tanpa paham jalan menuju tempat tujuan. Kemudian kami dipertemukan dengan seorang lelaki yang sedang berjalan kaki di trotoar. Ternyata ia bukan hanya bisa menjawab pertanyaan, melainkan justru naik ke bis rombongan kami, dan bersedia dengan senang hati mengantarkan kami hingga selamat tiba di tujuan.
Saking terkesannya saya dengan kebaikannya, malam itu saya menyebutnya sebagai ‘malaikat penunjuk jalan’. Entah dia sebenarnya manusia biasa atau bukan.

(Mengenang Malam di Jakarta, 6 September 2013)

Tersurat pada 6 Oktober 2013 di Yogyakarta.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: