h1

Aksi Gemilang Trio Madrid

Oktober 31, 2013

Madrid Kalah dalam El Clasico
Sudah menjadi hal yang lumrah, ketika kenyataan tak sesuai dengan harapan, maka ada sejuta pertanyaan dan alasan bertebaran. Hal itulah yang terjadi ketika Real Madrid kalah 1-2 dari Barcelona dalam El Clasico yang berlangsung di Nou Camp pada Sabtu (26/10). Carlo Ancelotti sebagai pelatih Los Blancos menjadi sosok yang paling disalahkan karena ia bereksperimen dengan menurunkan materi pemain yang tak terduga. Sergio Ramos menjadi gelandang bertahan. Cristiano Ronaldo, Angel di Maria, dan Gareth Bale menjadi trio striker. Alvaro Arbeloa, Isco, dan Karim Benzema tidak diturunkan sebagai starter. Hasilnya, justru Barca menang dengan dua gol yang dicetak Neymar dan Alexis Sanchez, sementara gol Madrid dibuat oleh Jese Rodriguez. Neymar sukses menjadi bintang sejati El Clasico, sementara Bale –sebagai sesama pemain anyar bernomor 11 dan berharga mahal- justru redup sinarnya.

bale-neymar-bareng-131027a

Padahal sebenarnya Gerardo ’Tata’ Martino sebagai pelatih Azulgrana pun melakukan eksperimen dalam timnya. Ia menurunkan trio striker yang tidak seperti biasanya. Lionel Messi digeser ke kanan, Neymar tetap di kiri, sementara di tengah dipasanglah Cesc Fabregas. Pada laga sebelumnya, lebih kerap Pedro atau Alexis yang bahu-membahu bersama Messi dan Neymar di depan. Tapi fans Barcelona pasti tak ada yang protes dengan kebijakan Tata tersebut, hal yang sebaliknya terjadi pada Don Carletto karena timnya gagal menang.

balebenzemaronaldoisi

Ketajaman Trio Striker Madrid
Berbekal hasrat untuk menebus kekecewaan, Madrid mengamuk dan menang atas Sevilla dengan skor fantastis 7-3 dalam lanjutan La Liga pada Rabu (30/10) di Santiago Bernabeu. Ancelotti kembali membuat kejutan dengan menempatkan CR7, Benzema, dan Bale pada posisi trio striker, sedangkan Di Maria dibangkucadangkan. Di sektor tengah, Isco kembali dimainkan bersama Assier Illaramendi dan Sami Khedira. Sergio Ramos kembali sebagai bek tengah, berduet dengan Raphael Varane. Alvaro Arbeloa kembali menempati bek kanan, setelah posisinya ditempati Dani Carvajal saat El Clasico.

527193ab79d90

Ternyata hasil yang diraih Los Galacticos sungguh gemilang. Tidak tanggung-tanggung, trio striker Madrid sukses mencetak tujuh gol. CR7 membuat hattrick, sementara Bale dan Benzema masing-masing menyumbang dua gol. Bale maupun Benzema juga masing-masing mencetak dua assist. Cristiano Ronaldo membuat rekor anyar, yaitu membuat 14 gol dalam enam laga menghadapi Sevilla, membuat 18 kali hattrick di La Liga, dan sudah mengoleksi 11 gol di La Liga musim ini. Bale pun mencatat rekor sendiri, yaitu untuk pertama kalinya tampil 90 menit serta telah mengoleksi tiga gol bagi Madrid musim ini. Semoga permainan CR7 dkk lebih stabil pada pekan-pekan mendatang, hingga akhir musim nanti paling tidak sebuah gelar juara bisa diraih untuk menambah jumlah koleksi trofi di Santiago Bernabeu.

527222a1eb270

* Opini ini (separuhnya) dimuat di Mingguan BOLA Edisi 2.536/2013.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: