h1

Indonesia Gagal Lolos dan Laga Terakhir JFT

November 18, 2013

Indonesia kalah 0-1 dari Cina dalam pertandingan ke-4 Grup C Kualifikasi Piala Asia 2015 yang berlangsung Jumat (15/11) di Xi’an Cina. Hal itu menutup peluang Indonesia berlaga di putaran final Piala Asia 2015 di Australia. Menghadapi kesebelasan Cina yang didukung puluhan ribu suporternya sekaligus melawan hawa super dingin (sekitar sembilan derajat Celcius), Skuat Garuda sebenarnya sudah berjuang habis-habisan agar mampu mencuri poin dari tim tuan rumah. Namun sayangnya tiada satu gol pun berhasil dicetak Boaz Solossa dkk. Indonesia bahkan terbilang beruntung karena akhirnya hanya kebobolan satu gol. Cina bisa berpesta gol jika I Made Wirawan tidak bermain cemerlang menggagalkan sejumlah peluang emas tim lawan.

cina vs idn

Kegagalan tersebut memang menyesakkan karena untuk kedua kalinya berturut-turut, Indonesia gagal lolos ke putaran final Piala Asia. Padahal sejak tahun 1996 hingga 2007, Tim Merah Putih selalu mampu menjadi peserta turnamen bersama tim-tim terbaik satu benua untuk bersaing meraih gelar juara Asia, meski belum pernah beranjak dari penyisihan grup.

Lalu apa yang mesti dilakukan oleh Skuat Garuda? Yang paling dekat tentu saja laga selanjutnya menjamu Irak pada Selasa (19/11) di Jakarta. Sayangnya, pertandingan kandang tersebut masih berlangsung tanpa penonton, sebagaimana saat menjamu Cina sebulan silam. Namun meraih poin penuh mesti menjadi target timnas. Kemenangan tetap lebih bermakna dan setidaknya bisa menghadirkan rasa bahagia. Peringkat FIFA Indonesia pun berpotensi meningkat jika mampu meraih angka dalam pertandingan resmi sekelas Kualifikasi Piala Asia.

madewirawanafp

Jika memang Jacksen F Tiago jadi mengakhiri tugasnya sebagai pelatih timnas, maka itulah kesempatan JFT memberikan kado perpisahan terbaik bagi sepak bola Indonesia dalam wujud kemenangan atas Irak. Namun apakah PSSI benar-benar tidak menyayangkan kepergian pelatih yang sukses bersama Persipura tersebut? JFT bukan sekadar pelatih yang telah terbukti berprestasi, melainkan orang asing yang sudah sangat mencintai dan memahami Indonesia, termasuk potensi pemain di negeri ini pula. Kendati baru menangani timnas dalam waktu kurang dari setahun, telah terlihat perkembangan positif kualitas permainan para pemain kita. Mestinya JFT diberi kesempatan lebih lama untuk menularkan mental juaranya kepada segenap awak Tim Merah-Putih.

Tahun depan sebenarnya ada turnamen Piala AFF 2014 yang mesti dijalani timnas senior Indonesia dan menjadi momentum yang tepat bagi JFT untuk membuktikan sentuhan emasnya. Tapi jika memang Jacksen F Tiago sudah mantap dengan rencana masa depannya sendiri meninggalkan negara kita, maka terima kasih layak kita ucapkan kepada beliau. Semoga semakin sukses berkiprah di tempat yang baru dan sampai jumpa lagi di lain waktu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: