h1

Seedorf, Balotelli, dan Pazzini

Januari 30, 2014

AC Milan berhasil mengalahkan Cagliari 2-1 pada pekan ke-21 Serie A pada Minggu (26/1) di Sant’Elia. Hasil laga tersebut membuat Rossoneri merasakan kemenangan ketujuh, sesudah tujuh kali meraih hasil seri, dan tujuh kali kalah sepanjang musim 2013/14. Kendati lebih dulu tertinggal 0-1, Riccardo Montolivo dkk mampu membalikkan keadaan melalui gol yang dicetak Mario Balotelli (menit ke-87) dan Giampaolo Pazzini (menit ke-89). Pelatih baru Milan, Clarence Seedorf, bisa kembali tersenyum setelah anak-anak asuhannya meraih dua kemenangan beruntun di Serie A.

clarence-seedorf-mario-balotelli

Balotelli dan Pazzini, dua penyerang Tim Merah-Hitam yang membuat gol pada laga ke-21 Serie A, ternyata memiliki benang merah dengan Seedorf. Ketiganya pernah bermain di Internazionale, sebelum akhirnya hijrah ke AC Milan. Seedorf mengalami puncak kejayaannya sebagai pemain bersama Rossoneri (2002-2012), sementara Balotelli dan Pazzini belum berprestasi membanggakan di San Siro. Ketika berkostum Nerazurri sepanjang 2007-2010, Balotelli pernah tiga kali meraih scudetto dan merasakan treble winner di bawah Jose Mourinho (2009/10). Pazzini pun sempat sekali menjuarai Coppa Italia (2010/11) ketika memperkuat Inter (2011-2012). Pada musim keduanya berkostum Rossoneri, Balotelli dan Pazzini justru mengalami keterpurukan pada klub mereka. Padahal musim 2012/13 lalu, Milan masih bisa menduduki posisi ketiga di akhir musim dan meraih tiket ke Liga Champion 2013/14.

FBL-ITA-SERIEA-CAGLIARI-AC MILAN

Kehadiran Seedorf membuat tim kebanggaan Milanisti pelan-pelan mulai bangkit. Sayangnya, Balotelli yang sangat diandalkan dalam mencetak gol kembali berulah, mendapatkan skorsing, dan tak bisa bermain ketika Milan menghadapi Torino pada pekan ke-22. Tapi untunglah Pazzini yang sekian lama absen lantaran cedera telah kembali bermain dan mencetak gol. Satu-satunya gelar yang masih bisa direbut Milan musim ini adalah trofi Liga Champion. Cuma peluang keberhasilannya mungkin relatif kecil, mengingat kekuatan Real Madrid, Bayern Muenchen, Barcelona, Chelsea, atau PSG.
Andaikata Balotelli dan Pazzini masih betah memperkuat Tim Merah-Hitam pada musim-musim mendatang, mungkin saja mereka mampu mengikuti jejak Seedorf, yaitu menjadi juara bersama Milan.

* Opini ini dimuat di Mingguan BOLA Edisi 2.547/2014.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: