h1

Sebuah Hari yang Tidak Biasa

Februari 14, 2014

Sebuah hari yang tidak biasa. Bukan hanya bagi mereka yang tinggal di Kelud dan sekitarnya, melainkan juga bagi kita yang mendapat kiriman hujan abu.

Gunung Kelud di Jawa Timur pada Kamis malam (13/2) mengeluarkan isi perutnya. Warga yang tinggal di sekitar gunung itu pun mesti mengungsi, meninggalkan sementara tempat tinggal dan harta benda yang dimilikinya. Dan sejak Jumat dini hari, sebagian benda yang dikeluarkan Kelud kembali ke bumi, dalam wujud hujan abu yang sampai di Yogyakarta. Matahari seperti bersembunyi entah di mana ketika pagi tiba.

1798469_814396415243453_1374461617_n

Anak-anak diliburkan sekolahnya, orangtuanya pun mungkin sebagian tidak berangkat bekerja. Meskipun pasti tetap ada yang dengan ikhlas meninggalkan rumahnya demi melaksanakan tugasnya meringankan beban orang lain.

Akhirnya hujan abu pun berhenti. Terang pun datang Jumat ini, kendati jalan besar menjadi gelap oleh abu debu beterbangan.

Semoga erupsi Kelud lekas berhenti, hujan abu tak turun lagi, dan kerinduan kami pada air yang turun dari langit -hujan sewajarnya belaka- lekas mendapat jawaban.

Semoga Allah SWT senantiasa memberikan berkah perlindungan untuk kita semua di mana saja. Amin…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: