h1

Nasib Pemain Madrid di Brasil

Juli 10, 2014

Real Madrid adalah kampiun Liga Champion 2013/14 sekaligus menjadi gelar ke-10 (la decima) sepanjang sejarah klub terbaik dunia abad ke-20 tersebut. Copa del Rey menjadi pelengkap prestasi tim yang ditangani Carlo Ancelotti musim lalu. Sebanyak 12 pemain Los Blancos kemudian berangkat ke Brasil untuk membela tim nasionalnya masing-masing. Mereka diprediksi mampu melanjutkan kejayaannya ketika berkiprah di Piala Dunia 2014.

Real Madrid press conference

Ternyata mayoritas anggota skuat Madrid tidak bernasib baik. Tujuh pemain Los Merengues gagal membawa timnya lolos ke perdelapan final. Iker Casillas, Sergio Ramos, dan Xabi Alonso (Spanyol), Pepe, Fabio Coentrao, dan Cristiano Ronaldo (Portugal), maupun Luca Modric (Kroasia) mesti lekas pulang ke negaranya masing-masing dan sebatas bermain di fase grup. Casillas tercatat tujuh kali kebobolan dalam dua laga awal La Furia Roja. Alonso sempat membuat satu gol sebelum Spanyol akhirnya takluk 1-5 dari Belanda. Pepe mendapat kartu merah dan Coentrao cedera dalam laga pertama Portugal menghadapi Jerman yang berakhir 0-4. Ronaldo sempat cedera lagi, masih bisa mencetak satu gol ke gawang Ghana (2-1), tapi tak sanggup membawa Seleccao melangkah lebih jauh.

cristiano+sami

Yang akhirnya masih bisa bermain hingga perempat final adalah Raphael Varane dan Karim Benzema (Prancis). Benzema sempat membuat tiga gol dan satu assist bagi Les Blues. Sementara itu, Marcelo (Brasil), Sami Khedira (Jerman), dan Angel di Maria (Argentina) berhasil membawa timnya hingga babak empat besar. Varane-Benzema dan Khedira sudah saling berhadapan ketika Prancis ditaklukkan Jerman 0-1 di perempat final.

Karim-Benzema-celebrates-goal-at-World-Cup-2014

Khedira kembali berjumpa dengan rekan seklubnya Marcelo saat Der Panzer menghadapi tuan rumah Selecao di semifinal. Gelandang Jerman itu menjadi punggawa El Real yang akan tampil di partai puncak Piala Dunia 2014, setelah Tim Panser menggilas Tim Samba 7-1. Khedira pun menyumbang satu gol bagi timnya.

khedira_brazil_germany_semi_final_024

Memang masih ada Di Maria, tapi sayang sekali, gelandang kurus yang mencetak gol kemenangan Argentina atas Swiss di 16 besar dipastikan absen -lantaran cedera- kala timnya melawan Belanda di semifinal. La Albiceleste sendiri sukses melenggang ke final setelah menyisihkan De Oranje lewat adu penalti (4-2).

angel-di-maria-of-argentina-celebrates-scoring-his

Namun yang menarik dicatat, pada duel Argentina versus Belanda terdapat sejumlah pemain yang pernah menjadi anggota skuat Los Blancos di masa lalu. Ezequiel Garay, Fernando Gago, dan Gonzalo Higuain berada di kubu La Albiceleste, sementara Wesley Sniejder, Arjen Robben, dan Klaas-Jan Huntelaar bermain bagi De Oranje. Higuain, Sneijder, Robben, dan Huntelaar sama-sama sudah membuat gol sepanjang turnamen.

Di tengah-tengah berlangsungnya Piala Dunia, Real Madrid berduka karena kehilangan salah satu legenda terbaiknya. Alfredo di Stefano meninggal dunia pada Senin (7/7) di Madrid. Barangkali Madridista bisa sedikit terhibur andaikata pemain Madrid yang tersisa -Khedira atau Di Maria- mengangkat trofi Piala Dunia pada Minggu (13/7) di Rio de Janeiro.

* Opini ini dimuat di Mingguan BOLA Edisi 2.570/2014 dan sudah direvisi untuk dimuat di sini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: