h1

Kiper Utama Nomor 13

September 11, 2014

Seorang kiper yang menjadi pilihan utama dalam tim sepak bola sudah jamak dan lebih kerap mengenakan kostum nomor 1 (satu). Namun pada musim 2014/15 terdapat fenomena menarik. Sejumlah kiper bernomor 13 justru lebih dipercaya pelatih untuk bertugas di bawah mistar. Yang pertama adalah Thibaut Courtois. Kiper yang selama ini dipinjamkan Chelsea ke Atletico Madrid (2011-2014) akhirnya bermain untuk klub pemiliknya sejak musim ini. Courtois selalu dimainkan Jose Mourinho pada tiga laga awal di English Premier League. Petr Cech yang selama 10 musim (2004-2014) menjadi kiper utama The Blues mesti tersingkir ke bangku cadangan.

thibaut courtois_chelsea

Berikutnya adalah Claudio Bravo (Barcelona). Sejak Victor Valdes dan Jose Manuel Pinto habis masa kontraknya akhir musim lalu, Barca pun merekrut Marc-Andre ter Stegen (Borussia Moenchengladbach) dan Bravo (Real Sociedad). Semula Ter Stegen diprediksi menjadi pengganti Valdes, terbukti dari kostum nomor 1 yang dipakainya. Namun begitu Primera Division bergulir, ternyata Bravo yang bernomor 13 yang selalu menjaga gawang Blaugrana.

Masih ada sejumlah kiper nomor 13 lainnya yang potensial menggantikan posisi kiper nomor 1 di beberapa klub tenar. Mereka yang berkualitas setara dan bakal bersaing secara positif adalah Keylor Navas-Iker Casillas (Real Madrid), Willy Caballero-Joe Hart (Manchester City), David Ospina-Wojciech Szczesny (Arsenal), Jan Oblak-Miguel Angel Moya (Atletico Madrid), dan Guillermo Ochoa-Carlos Kameni (Malaga).

ochoa kiper meksiko

Kecuali Barcelona dan Atletico yang menghadirkan sepasang kiper anyar sekaligus, kiper nomor 13 lainnya merupakan rekrutan baru di timnya masing-masing. Layak pula dicatat, mayoritas kiper nomor 13 tersebut rata-rata bermain bagus saat memperkuat negaranya di Piala Dunia 2014. Mereka adalah Courtois (Belgia), Bravo (Cili), Navas (Kosta Rika), Ospina (Kolombia), dan Ochoa (Meksiko). Namun di antara mereka berlima, hanya Ochoa yang memilih kostum nomor 13 kala membela timnas, selebihnya menggunakan nomor 1. Lantas apakah kecemerlangan di Brasil bakal berlanjut, ketika mereka bermain bersama klub anyar masing-masing? Kita lihat saja aksi para kiper itu nanti.

* Opini ini dimuat di Mingguan BOLA Edisi 2.579/2014.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: