h1

Déjà vu Cristiano Ronaldo

Januari 29, 2015

Cristiano Ronaldo mendapat kartu merah dalam pertandingan La Liga, padahal sebelumnya dia menjadi Pemain Terbaik Dunia. Entah problema apa yang menghinggapi Cristiano, apakah dia masih galau setelah putus dengan Irina Shayk? Yang jelas, dia nyaris persis mengulangi apa yang terjadi setahun silam. CR7 bagaikan mengalami déjà vu. Tidak lama sehabis memperoleh FIFA Ballon d’Or 2013 pada 13 Januari 2014, bintang Los Blancos itu diusir wasit saat Madrid menghadapi Athletic Bilbao pada 2 Februari 2014 pada La Liga musim 2013/14. Pencetak gol terbanyak Liga Champion musim lalu itu tampaknya tidak mampu menghadapi tekanan timnya harus menang dalam laga yang akhirnya berakhir dengan skor 1-1 itu.

cristiano_ronaldo-BALLON-DOR-2014

Konyolnya, terjadi lagi hal serupa saat El Real bertandang ke markas Cordoba pada 24 Januari 2015. Seusai memenangi FIFA Ballon d’Or 2014 pada 12 Januari 2015, Ronaldo dkk terhenti langkahnya di Copa del Rey. Dua gol Fernando Torres membawa Atletico Madrid menahan imbang Madrid 2-2 (16/1), setelah dalam laga sebelumnya Atletico unggul 2-0. CR7 mencetak dua dari tiga gol ketika El Real menang 3-0 atas Getafe di Primera Division (19/1). Namun pemain Portugal itu kembali dihadiahi kartu merah di menit ke-82 setelah terlihat menendang pemain tim lawan, saat Cordoba vs Madrid masih bermain imbang 1-1 dalam jornada 19 La Liga 2014/15 pada Minggu (25/1). Beruntunglah Los Blancos, Gareth Bale masih mampu mencetak gol dari titik penalti di menit ke-88 yang membuat Madrid menang 2-1.

CR7 red card Cordoba+CF+v+Real+Madrid+CF

CR7 terancam mendapat skorsing tiga atau empat pertandingan karena tindakan bodohnya itu. Bukan hal yang menguntungkan bagi skuat Ancelotti bermain tanpa pencetak 28 golnya di liga musim ini. Tapi berkaca dari setahun silam, Madrid masih bisa menang dalam tiga laga tanpa Ronaldo. Semoga demikian pula yang terjadi musim ini, demi memantapkan posisi pemimpin klasemen hingga akhir musim nanti. Yang jelas, CR7 mestinya bisa belajar dari kesalahannya dahulu dan memperbaiki sikapnya. Kebodohan seperti akhir pekan kemarin hanya akan mendatangkan kerugian bagi dirinya sendiri maupun tim.

* Opini ini dimuat di Mingguan BOLA Edisi 2.599/2015.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: