Archive for the ‘Sepakbola’ Category

h1

Tiada Lagi Sepak Bola di Blog Ini

Februari 27, 2016

Sejak memulai blog ini pada Oktober 2007, sepak bola merupakan salah satu materi yang dominan. Apalagi cukup banyak tulisan saya yang pernah dimuat di media massa dan blog ini menjadi sarana dokumentasi yang memadai. Namun pada awal 2015 minat saya membahas olah raga terpopuler sejagad itu mulai meluntur, bahkan sempat mengalami hiatus selama berbulan-bulan. Dan saya memutuskan tidak akan lagi menulis tentang sepak bola di blog ini terhitung sejak tahun 2016.

Terjadinya konflik antara Menpora Imam Nahrawi dan PSSI yang berbuntut hukuman FIFA terhadap sepak bola Indonesia menjadi alasan utama. Pada saat silam saya hampir selalu ikut urun rembuk dengan tulisan-tulisan saya ketika terjadi konflik di PSSI. Tapi saya sudah begitu lelah dan jenuh mendengar lagi kisah konflik yang mesti terjadi di luar lapangan hijau. Terlalu dongkol, marah, sedih, dan kecewa membuat saya tak lagi merasa punya energi. Maka saya memutuskan untuk puasa menulis hal ihwal sepak bola di tanah air tercinta hingga kondisi kembali normal, entah akan sampai kapan. Saya hanya bisa berdoa dan tak mau berkomentar apa-apa.

Alasan lainnya adalah nasib buruk tiga klub favorit saya di Eropa (AC Milan, Manchester United, dan Real Madrid) sepanjang musim 2014/15. Selain itu, ruang berekspresi bagi para penulis  sepak bola di media massa terus berkurang dan nyaris tiada lagi. Tabloid SOCCER sudah berhenti terbit, lalu rubrik Suara Tifosi di Tabloid BOLA dihilangkan, dan puncaknya adalah Harian BOLA pun berhenti terbit pada tahun 2015. Padahal Harian BOLA memiliki rubrik Opini Publik (sebelumnya bernama OPOSAN di Tabloid BOLA) yang selama sekitar tiga tahun terakhir memberikan honor lumayan bagi kami penggemar sepak bola yang hobi menulis. Masih ada lagi sebuah masalah teknis yang membuat saya berhenti di sini. Tapi sejak 28 Januari 2016 sebenarnya saya sudah memutuskan membuat blog khusus bertema sepak bola dan mungkin juga seputar olah raga lainnya. Silakan singgah di http://bolalou.blogspot.co.id/

 

Iklan
h1

Benang Merah Pemain Baru Manchester United

Oktober 13, 2015

Demi menjalani musim 2015/16 yang lebih cemerlang, Manchester United telah merekrut lima pemain anyar, yaitu : Sergio Romero (Sampdoria), Matteo Darmian (Torino), Morgan Schneiderlin (Southampton), Bastian Schweinsteiger (Bayern Muenchen), dan Memphis Depay (PSV Eindhoven). Maka tidak masalah bagi United melepas para pemain lawas ke klub lainnya, seperti Robin van Persie (Fenerbahce), Radamel Falcao (Monaco/Chelsea), Rafael da Silva (Lyon), dan Angel di Maria (PSG). Manajer Louis van Gaal bahkan langsung menurunkan seluruh pemain barunya dalam pertandingan pertama EPL 2015/16 yang berbuah kemenangan 1-0 atas Tottenham Hotspur pada 8 Agustus 2015. Romero, Darmian, Schneiderlin, dan Memphis bermain sejak sepak mula, sementara Schweinsteiger turun sebagai pemain pengganti.

Manchester-United-vs-Tottenham

Jika ditelusuri lebih lanjut, ternyata rekan-rekan paling gres Wayne Rooney dkk memiliki hubungan satu sama lain. Pertama, mereka berlima merupakan sesama pemain asing di Liga Inggris : Romero (Argentina), Darmian (Italia), Schneiderlin (Prancis), Schweinsteiger (Jerman), dan Memphis (Belanda). Kedua, terdapat tiga pemain yang sama-sama pernah menjadi anak buah Van Gaal di masa lalu, yaitu  Romero (AZ Alkmaar 2007-2009), Schweinsteiger (Bayern Muenchen 2009-2012), dan Memphis (Belanda 2013-2014). Mereka bertiga pasti sudah saling memahami dengan pelatih kawakan asal Belanda tersebut, sehingga adaptasi bersama Red Devils diharapkan bisa berlangsung lebih cepat. Ketiga, warna seragam klub lama empat pemain -sebelum hijrah ke MU- memiliki unsur merah dalam kostum utamanya : Darmian (Torino – merah marun), Schneiderlin (Southampton – kaos bergaris vertikal merah-putih), Schweinsteiger (Muenchen – kaos bergaris vertikal merah-biru dan celana merah), dan Memphis (PSV Eindhoven – kaos bergaris vertikal merah-putih). Jika Pedro Rodriguez (Barcelona) jadi bergabung ke Old Trafford, maka bertambahlah jumlah pemain dari tim merah. Mereka dipastikan kembali mengenakan kostum berwarna merah ketika menjadi bagian dari United, yang kebetulan mengikat kontrak dengan sponsor apparel baru Adidas sejak 1 Agustus 2015.

Manchester-United-v-Tottenham-Hotspur-Premier-League

Ada hal yang unik pula ketika melihat nomor kostum para pemain baru. Kecuali Memphis yang memilih nomor 7 yang merupakan nomor para bintang Setan Merah, para pemain baru lainnya memilih nomor berangka besar : Romero (20), Schneiderlin (28), Schweinsteiger (31), dan Darmian (36).

Schweinsteiger tercatat dalam sejarah klub sebagai pemain Jerman pertama yang bermain untuk Manchester United. Sementara pemain asing lainnya tinggal memperpanjang daftar yang sudah ada. Giuseppe Rossi, Federico Macheda, dan Massimo Taibi adalah pemain Italia sebelum Darmian. Cukup banyak pemain Prancis yang menjadi bintang United, di antaranya Eric Cantona, Mikael Silvestre, Fabien Barthez, Laurent Blanc, dan Patrice Evra. Cantona dan Evra bahkan pernah menjadi kapten tim ketika meraih sejumlah gelar juara. Schneiderlin pasti sangat termotivasi mengikuti jejak para seniornya. Juan Sebastian Veron, Gabriel Heinze, Carlos Tevez, Angel di Maria, dan Marcos Rojo adalah pemain Argentina sebelum Romero. Sementara itu pemain Belanda yang pernah sukses bersama Red Devils di antaranya adalah Edwin van der Sar, Jaap Stam, Ruud van Nistelrooy, dan Robin van Persie. Daley Blind dan Memphis Depay sedang mencoba mengukir sejarah baru di bawah komado sesama orang Belanda, Louis van Gaal.

** Opini ini pernah dimuat di BolaVaganza September 2015 dan ditulis sebelum Anthony Martial (Monaco/Prancis) bergabung dengan Manchester United.

h1

Pemain Anyar Milan Mulai Bersinar

Agustus 31, 2015

AC Milan telah melakukan sejumlah perubahan menyambut musim baru. Pelatih Filippo Inzaghi, yang hanya bisa menempatkan Rossoneri di nomor 10 klasemen akhir Serie A 2014/15, telah digantikan oleh Sinisa Mihajlovic, yang sebelumnya menangani Sampdoria. Kelebihan Mihajlovic dibandingkan dengan Clarence Seedorf dan Inzaghi (dua pelatih Milan sebelumnya) adalah pengalamannya menangani sejumlah tim sejak 2008 dan sebagian besar adalah klub Serie A (Bologna, Catania, Fiorentina, timnas Serbia, dan Sampdoria). Meski memang pelatih asal Serbia tersebut belum pernah membawa timnya meraih gelar juara selama ini.

Sinisa Muhajlovic AC Milan vow

Kehadiran Bee Taechaubol -pengusaha superkaya dari Thailand- sebagai pemilik baru Milan (menguasai 48 % saham) membuat belanja pemain menjadi sesuatu yang ringan dan bisa menjadi kenyataan, tidak lagi seperti beberapa musim terakhir. Alessio Romagnoli (AS Roma), Andrea Bertolacci (AS Roma), Luiz Adriano (Shakhtar Donetsk), dan Carlos Bacca (Sevilla) adalah sejumlah pemain baru yang direkrut Tim Merah-Hitam dengan harga yang cukup mahal. Pembelian Bacca (30 juta Euro), Romagnoli (25), dan Bertolacci (20) termasuk ke dalam lima pembelian termahal klub Serie A musim 2015/16. Menjelang jendela transfer ditutup, Milan menambah kedalaman skuat dengan meminjam Mario Balotelli (Liverpool) dan membeli Juraj Kucka (Genoa). Beberapa pemain lawas pun kembali ke Milan setelah musim lalu dipinjamkan ke klub lainnya, seperti Antonio Nocerino, Mbaye Niang, dan Alessandro Matri.

fiorentina kalahkan milan 2-0/

Milan menjalani laga resmi perdananya pada Senin (17/8) dengan menang 2-0 atas Perugia di Coppa Italia. Keisuke Honda dan Luiz Adriano menjadi pencetak gol tim besutan Mihajlovic. Sayangnya, Rossoneri kalah 0-2 dari Fiorentina pada giornata 1 Serie A yang berlangsung Minggu (23/8) di Artemio Franchi. Rodrigo Ely, bek baru Milan asal Brasil mendapat kartu merah dalam laga tersebut. Namun Nigel de Jong dkk mampu bangkit pada giornata 2 dengan menundukkan Empoli 2-1 di San Siro pada Sabtu lalu (29/8). Dua striker anyar asal Amerika Latin, Bacca dan Adriano, menjadi pencetak gol kemenangan Milan. Kendati kabarnya cara bermain Rossoneri tidak mengesankan, tapi meraih tiga poin pertama tetaplah sesuatu yang menggembirakan hati Milanisti di seantero dunia. Para pemain baru sudah mulai menampakkan efek positifnya. Romagnoli, Bertolacci, Bacca, dan Adriano selalu menjadi pemain inti dalam dua laga perdana Serie A yang dimainkan sepanjang Agustus 2015. Nasib Milan pun lebih baik ketimbang Juventus -juara bertahan Serie A yang sedang memburu gelar kelima beruntun- yang dua kali kalah di saat yang sama.

duo-striker-anyar-menangkan-milan

h1

Pemain Inggris Andalan Liverpool dan MU

Agustus 18, 2015

Barangkali sudah sekitar satu dekade terakhir, tim-tim papan atas Liga Inggris semakin jarang memberi kepercayaan terhadap pemain lokal. Tekanan besar untuk menjadi juara dari pemilik klub kaya -yang rata-rata orang asing- membuat bakat-bakat muda Inggris tersisihkan dan susah naik ke permukaan. Regulasi FA (Football Association) Inggris juga sangat membuka peluang pemain asing mendominasi klub peserta English Premier League (EPL). Maka layaklah andaikata para pemain dari berbagi penjuru dunia justru lebih banyak menjadi bintang Liga Inggris. Kita sebut saja sejak masa jayanya Thierry Henry (klub : Arsenal/negara : Prancis), Didier Drogba (Chelsea/Pantai Gading), Cristiano Ronaldo (Manchester United/Portugal), dan Fernando Torres (Liverpool/Spanyol), hingga era Gareth Bale (Tottenham Hotspur/Wales), Luis Suarez (Liverpool/Uruguay), Sergio Aguero (Manchester City/Argentina), dan Eden Hazard (Chelsea/Belgia).

Stoke-City-vs-Liverpool

Namun ada sedikit hal yang berbeda ketika kita melihat sejumlah laga pekan perdana EPL 2015/16 yang berlangsung sejak 8 Agustu 2015 lalu. Dua klub berkostum merah yang sarat dengan tradisi juara, Liverpool dan Manchester United, masing-masing menurunkan enam dan lima pemain berkebangsaan Inggris dalam tim inti. Sesuatu yang mungkin layak disebut sebagai anomali. The Reds yang unggul 1-0 dalam laga tandang melawan Stoke City, memainkan Nathaniel Clyne, Joe Gomez, Jordan Henderson, Jordon Ibe, Adam Lallana, dan James Milner sejak sepak mula. Clyne, Gomez, dan Milner merupakan rekrutan anyar tim besutan Brendan Roodgers. Sementara itu The Red Devils yang menang 1-0 atas Tottenham Hotspur, memberi kesempatan kepada Chris Smalling, Luke Shaw, Michael Carrick, Ashley Young, dan Wayne Rooney berlaga sedari menit pertama. Kelimanya bukan pemain baru dalam skuat asuhan Louis van Gaal dan masih berstatus sebagai pemain timnas Inggris saat ini. Pada sisi lain, Chelsea (juara EPL musim lalu) dan Manchester City (peringkat ketiga) secara kebetulan hanya menurunkan dua pemain lokal, yaitu John Terry-Gary Cahill (Chelsea) dan Joe Hart-Raheem Sterling (City). Arsenal (peringkat kedua) malah tampil dengan sebelas pemain asing seutuhnya. Theo Walcott menjadi satu-satunya pemain Inggris yang turun sebagai pemain pengganti. Tapi bukan hal yang aneh bagi Arsene Wenger yang cenderung lebih mengandalkan pemain non-Inggris selama ini. Sementara itu Leicester City yang tampil mengejutkan pada pekan pertama, justru memunculkan dua nama pemain Inggris sebagai pencetak gol, James Vardy dan Marc Albrighton, ketika mengalahkan Sunderland dengan skor 4-2.

Generated by  IJG JPEG Library

Generated by IJG JPEG Library

Roy Hodgson sebagai pelatih timnas Inggris tentu berharap Liverpool dan United tetap konsisten mengutamakan aksi para pemain lokal tersebut, apalagi jika lebih banyak klub EPL melakukan serupa. Hodgson jelas akan terbantu dalam upayanya membangun timnas Inggris yang bisa menghadirkan prestasi di masa depan dan tidak menjadi tim yang sebatas jagoan di atas kertas. Merupakan tantangan besar baginya memunculkan bintang-bintang lokal baru, sepeninggal David Beckham, Paul Scholes, Rio Ferdinand, Ashley Cole, Frank Lampard, Steven Gerrard, dan rekan-rekan seangkatannya yang telah pensiun dari The Three Lions. Publik Inggris tentu berharap ada nama-nama lain yang bisa dibanggakan, sebagaimana Harry Kane (Tottenham Hotspur), Ross Barkley (Everton), John Stones (Everton), Calum Chambers (Arsenal), dan Eric Dier (Tottenham Hotspur) yang cukup mencuri perhatian pada EPL musim 2014/15 kemarin.

h1

Sejumlah Hal Menarik dari Kemenangan Perdana Manchester United

Agustus 11, 2015

Manchester United menundukkan Tottenham Hotspur 1-0 dalam laga pembuka Liga Primer Inggris (EPL) musim 2015/16 pada Sabtu (8/8) di Old Trafford. Gol tunggal United merupakan hasil bunuh diri Kyle Walker yang salah mengantisipasi gerakan Wayne Rooney ketika menerima umpan dari Ashley Young. Louis van Gaal yang tengah berulang tahun ke-64 pada hari itu tentu sangat bersukacita dengan raihan tiga poin perdana, kado indah dari anak asuhnya. Hasil tersebut lebih baik ketimbang awal musim setahun silam, Rooney dkk takluk 0-1 dari Swansea City di pekan pertama.

manchester-united-v-tottenham-hotspur-premier-league2

Sesudah melepas Robin van Persie (Fenerbahce), Radamel Falcao (Monaco/Chelsea), Rafael da Silva (Lyon), dan Angel di Maria (PSG), Setan Merah telah merekrut lima pemain anyar, yaitu : Sergio Romero (Sampdoria), Matteo Darmian (Torino), Morgan Schneiderlin (Southampton), Bastian Schweinsteiger (Bayern Muenchen), dan Memphis Depay (PSV Eindhoven). Sang manajer ternyata langsung memberi kepercayaan empat dari lima pemain tersebut ke dalam tim inti menghadapi Spurs. Romero, Darmian, Schneiderlin, dan Memphis bermain sejak menit pertama, sementara Schweinsteiger baru diturunkan sejak menit ke-60 menggantikan Michael Carrick. Para pemain baru rata-rata bermain cukup baik, bahkan Darmian menjadi pemain terbaik laga tersebut.

Tampil dengan formasi 4-2-3-1 yang berbeda dengan musim lalu, tim besutan Van Gaal masih dalam proses adaptasi, sehingga gol bunuh diri Walker merupakan keberuntungan tersendiri. Diistirahatkannya David de Gea–yang entah akan bertahan atau hijrah ke Real Madrid-sebagai kiper utama merupakan kejutan bagi penggemar Manchester Merah. Untunglah Romero mampu menjaga gawangnya steril dari kebobolan.

11825810_10153154290067746_6092806066798016183_n

Satu hal yang juga layak dicatat, terdapat lima pemain Inggris bermain sejak sepak mula. Chris Smalling, Luke Shaw, Carrick, Young, dan Rooney bekerja sama dengan pemain Belanda (Daley Blind dan Memphis Depay), Spanyol (Juan Mata), Prancis (Schneiderlin), Italia (Darmian), dan Argentina (Romero). Dibandingkan klub-klub papan atas EPL lainnya, Red Devils hanya kalah jumlah dari Liverpool yang menurunkan enam pemain lokal dalam starting-eleven-nya. Roy Hodgson, pelatih timnas Inggris, barangkali akan lebih kerap menyaksikan pertandingan yang dijalani United maupun Liverpool pada pekan-pekan berikutnya.

Pekan pertama EPL 2015/16 merupakan kesempatan perdana United tampil berlaga dengan kostum terbaru dari Adidas yang resmi berlaku sejak 1 Agustus 2015. Sepanjang laga pramusim, Red Devils masih mengenakan kostum musim lalu dari Nike. Hal itu bakal menjadi motivasi tersendiri bagi segenap awak tim untuk mengembalikan kejayaan MU.

11855649_10153152304357746_2967181409663369722_n

Selanjutnya MU akan bertandang ke Aston Villa pada Jumat (14/8). Rooney dkk bermain lebih awal pada pekan kedua, karena pada Selasa (18/8) mereka akan memainkan leg pertama babak play-off Liga Champion menjamu Club Brugge (Belgia). Leg kedua akan berlangsung Rabu pekan berikutnya (26/8). Jika mampu menyingkirkan Brugge, United akan berlaga di babak utama Liga Champion Eropa 2015/16.

Masih tetap menjadi teka-teki, apakah De Gea jadi meninggalkan Old Trafford? Demikian pula apakah Pedro Rodriguez jadi hijrah dari Barcelona untuk bergabung dengan Mata dan Ander Herrera di MU? Mungkin saja masih akan nama-nama yang menjadi rekan anyar Rooney dkk musim ini.

h1

Yang Baru di LSI 2015

April 14, 2015

Pengantar

Tulisan ini dibuat pada pertengahan Maret 2015, lalu dikirim dan dimuat di sebuah majalah yang terbit pada April 2015. Liga Super Indonesia 2015 akhirnya jadi bergulir sejak 4 April 2015 dengan nama resmi QNB League 2015 by ISL. Qatar National Bank menjadi sponsor utama untuk tiga musim ke depan dan menjadi salah satu hal baru dalam LSI 2015.

Sayang sekali, konflik Menpora-BOPI vs PSSI/PT Liga Indonesia masih terus berlanjut  dan cenderung kian memanas hingga melibatkan FIFA. Hal itu berawal dari keputusan Menpora melarang Arema Cronus dan Persebaya sebagai peserta liga dengan alasan yang tidak jelas benar salahnya. LSI 2015 pun untuk sementara dihentikan, rencananya hingga usainya Kongres PSSI 18 April 2015. Maka lanjutan LSI 2015 pun kini tanpa kepastian, setelah peserta liga rata-rata telah melakoni dua laga. Penghentian sementara kompetisi akibat faktor nonteknis pun menjadi salah satu hal baru. 

Sejumlah Hal Baru di LSI 2015

Liga Super Indonesia (LSI) 2015 yang semula dijadwalkan dimulai 20 Februari 2015 telah ditunda oleh Menpora Imam Nahrawi, berdasarkan rekomendasi BOPI (Badan Olahraga Profesional Indonesia) dan Tim Sembilan bentukan Menpora. Hal itu memang mengecewakan banyak pihak, namun sekaligus menjadi kesempatan bagi seluruh elemen untuk memperbaiki diri, baik itu PSSI, PT Liga Indonesia, maupun tim-tim peserta LSI.

Jika tiada aral gendala lagi, LSI 2015 bakal digelar sejak 4 April 2015. Kompetisi sepak bola kasta tertinggi Indonesia tahun ini diikuti oleh 18 tim yang tersebar di Sumatra (2), Jawa (7), Bali (1), Kalimantan (4), Sulawesi (1), dan Papua (3). Persik Kediri dan Persiwa Wamena dicoret PT Liga Indonesia karena tidak memenuhi syarat finansial. Sejumlah tim lainnya yang memiliki masalah keuangan tetap mendapat lisensi berlaga di liga paling atas. Selanjutnya kita akan membahas beberapa hal baru dalam LSI 2015.

Yang pertama, kompetisi berlangsung dalam satu wilayah. Seluruh 18 tim peserta akan melakoni 34 laga dalam semusim. Hal ini berbeda dengan LSI 2014 yang terdiri dari 22 tim dan dibagi dalam dua grup. Musim lalu, Persib menjadi juara dengan mengalahkan Persipura, setelah melewati perjalanan panjang : penyisihan grup, delapan besar, semifinal, hingga final di Palembang.

persib-dan-semen-padang-di-laga-perdana-isl-2015_663_382 (1)

Juara Divisi Utama 2014, Pusamania Borneo FC, menjadi satu-satunya pendatang baru di LSI tahun ini. PBFC menjadi peserta Divisi Utama setelah mengakuisisi Perseba Super Bangkalan. Sebenarnya PBFC promosi bersama Persiwa, tim yang akhirnya dieliminasi PT LI, sehingga batal berlaga di LSI 2015.

Mulai tahun 2015, pencinta sepak bola di Bali dapat menyaksikan langsung LSI, setelah Persisam Putra Samarinda hijrah dari Samarinda dan berganti nama menjadi  Bali United Pusam. Tim dengan nama baru itu bermarkas di Stadion Dipta Kabupaten Gianyar.

Yang menarik ditunggu adalah kiprah mantan pelatih timnas U-19 dan timnas senior Indonesia. Indra Sjafri, yang namanya menanjak ketika menangani timnas U-19, tahun ini menjadi pelatih Bali United. Alfred Riedl, yang terakhir membesut timnas senior di Piala AFF 2014, kini merupakan pelatih PSM Makassar. Selain Riedl (Austria), terdapat dua pelatih asing yang memulai petualangan barunya di Indonesia, yaitu : Scott Cooper (Mitra Kukar/Inggris) dan Osvaldo Lessa (Persipura/Brasil). Lessa sendiri tidak benar-benar baru karena sebelumnya pernah menjadi asisten Jacksen F Tiago, sebelum ditunjuk menjadi pelatih kepala Persipura.

Yang juga menarik dinanti adalah aksi para pemain muda mantan timnas Indonesia U-19 tahun 2013-2014. Evan Dimas, Ravi Murdianto, Maldini Pali, Yabes Roni, dan kawan-kawan akan menjalani debutnya sebagai pemain sepak bola profesional. Mereka beredar di sejumlah klub LSI, seperti : Persebaya, Mitra Kukar, Barito Putera, PSM, Persiba Balikpapan, dan Bali United.

Hal baru lainnya adalah pembatasan pemain asing. Klub peserta LSI 2015 hanya diperbolehkan memiliki maksimal tiga pemain asing. Musim kemarin, setiap klub masih diperkenankan mengontrak lima pemain asing, meski hanya boleh menurunkan empat orang di antaranya. Pembatasan tersebut membuat klub harus selektif dalam memilih pemain asing terbaik. Lalu dengan berkurangnya jumlah pemain asing, potensi pemain lokal bisa lebih terangkat ke permukaan. Apalagi klub peserta kompetisi Divisi Utama 2015 justru dilarang memakai pemain asing sama sekali.

arema vs persija_samsul vs ilham

LSI 2015 mencatat kembalinya dua orang pelatih dan sejumlah pemain ke klub yang pernah dibelanya. Pelatih Rahmad Darmawan kembali ke Persija dan Nilmaizar kembali ke Semen Padang. Sementara itu, Bambang Pamungkas, Ambrizal, M.Ilham, dan Greg Nwokolo kembali memperkuat Persija. Dedi Kusnandar juga kembali bermain untuk Persib, setelah beberapa musim memperkuat Pelita Jaya, Arema, dan Persebaya. Selain itu, ada pula pemain Indonesia yang pulang seusai semusim merantau di Liga Malaysia, yaitu Hamka Hamzah (PKNS FC ke PBFC) dan Patrich Wanggai (T-Team FC ke Sriwijaya FC).

Stefano Lilipaly, pemain naturalisasi Belanda menjalani debutnya di LSI bersama Persija. Pemain yang pernah sekali memperkuat timnas Indonesia tersebut musim lalu bermain di Consodale Sapporo (Jepang). Beberapa pemain asing juga baru bermain di LSI, seperti trio Persija : Martin Vunk (Estonia), Yevgeni Kabayev (Rusia), dan  Alan Aciar (Argentina).

Dengan segala problema dan kekurangannya, semoga LSI 2015 dapat berlangsung baik dan lancar. Seiring dengan hal itu, mudah-mudahan nasib sepak bola Indonesia bisa menjadi lebih apik pula di tahun 2015.

* Opini ini dimuat di BolaVaganza No. 162 – April 2015.

h1

Momentum Timnas Indonesia pada Maret 2015

Maret 25, 2015

Maret 2015 menjadi kesempatan bagi timnas Indonesia berlaga kembali, setelah terakhir bermain di Piala AFF 2014 pada November tahun lalu. Dua jadwal pertandingan bagi Skuat Garuda sudah ditetapkan PSSI sesuai kalender FIFA, yaitu menjamu Kamerun (25/3) dan Myanmar (28/3) di Stadion Gelora Delta Sidoarjo. Dua laga tersebut menjadi momentum untuk memperbaiki posisi Indonesia dalam peringkat FIFA. Indonesia berada di nomor 156 dalam rangking FIFA edisi Maret 2015.

Kendati sudah beberapa bulan timnas senior tidak memiliki pelatih, tapi PSSI tak kunjung menetapkan nama baru untuk menggantikan Alfred Riedl. Benny Dollo hanya ditunjuk sebagai pelatih sementara untuk dua pertandingan timnas bulan ini. PSSI beralasan tertundanya LSI 2015 akan menyulitkan pelatih baru permanen –yang direncanakan berasal dari mancanegara- dalam melakukan seleksi pemain. Benny Dollo yang sedang berstatus sebagai pelatih Sriwijaya FC dipilih karena pengalamannya selama ini, termasuk pernah dua kali menangani Tim Merah Putih.

Sebenarnya jika pelatih timnas yang baru sudah dikontrak sejak awal 2015, dia sudah bisa memantau para pemain yang menjalani laga pramusim bersama klubnya masing-masing. PSSI memilih menghemat pengeluaran ketimbang menggaji pelatih asing selama beberapa bulan tanpa pertandingan.

Setelah dua laga persahabatan bulan ini, sebaiknya PSSI segera menunjuk pelatih resmi untuk timnas senior, yang setidaknya dikontrak hingga dua tahun ke depan. April mendatang LSI 2015 sudah dimulai dan pelatih baru bisa mengawali tugasnya untuk membentuk skuat pilihannya yang akan mengikuti Kualifikasi Piala Dunia 2018 sekaligus Kualifikasi Piala Asia 2019 pada Juni 2015 nanti.

timnas indonesia latihan

Kita tak perlu berharap banyak pada penampilan timnas senior saat ini. Benny Dollo berencana memanggil mayoritas pemain yang bertanding di Piala AFF 2014, sehingga kecil peluangnya melihat nama-nama baru memperkuat Tim Merah Putih. Apalagi para pemain muda seperti Manahati Lestusen, Evan Dimas, dan Ilham Udin mesti memperkuat timnas U-22 di saat yang bersamaan. Meskipun demikian, nama-nama seperti Ferdinand Sinaga (SFC), Bayu Gatra (Bali United), dan Rizky Pellu (Mitra Kukar)  berpeluang kembali mengenakan kostum Garuda di dada, setelah mereka tidak menjadi andalan timnas era Alfred Riedl. Sejumlah pemain bisa jadi menjalani debutnya bersama timnas, seperti Kim Jeffrey Kurniawan (PBR), Johan Alfarizi (Arema), maupun Bio Paulin (Persipura) yang baru resmi menjadi WNI pada Senin lalu (23/3).

Kualifikasi Piala AFC U-23

Selain timnas senior, Maret 2015 juga akan menjadi saat yang tepat bagi timnas U-22 menjalani laga resmi dalam Kualifikasi Piala Asia (AFC) U-23 2016. Indonesia menjadi tuan rumah kualifikasi di Jakarta, bersaing dengan Timor Leste (27/3), Brunei Darussalam (29/3), dan Korea Selatan (31/3). Tim besutan Aji Santoso pada Februari-Maret 2015  telah empat kali melakukan ujicoba internasional, yaitu  menghadapi Suriah, Malaysia, dan Vietnam. Hasilnya adalah sekali menang, sekali imbang, dan dua kali kalah. Materi timnas Indonesia U-22 merupakan kombinasi dari mereka yang pernah menjadi pemain timnas U-19 (Evan Dimas, Ilham Udin, Hansamu Yama, Muchlis Hadi, dkk) yang dipadukan dengan pemain yang lebih berpengalaman, seperti Teguh Amiruddin, Manahati Lestusen, dan Hendra Adi Bayauw. Ada pula pemain muda lainnya yang mencuat bersama klubnya dalam pramusim, seperti  Ahmad Nufiandani (Arema), Adam Alis Setyano (Persija), dan Antoni Putro Nugroho (Barito Putera).

evan-dimas-indonesia-vs-laos

Timor Leste dan Brunei di atas kertas masih bisa diatasi oleh Skuat Garuda Muda, meski mereka mesti diwaspadai progresi kekuatannya. Sementara untuk Korsel, Evan Dimas dkk pernah berpengalaman mengalahkan Tim Ginseng 3-2 pada Kualifikasi Piala AFC U-19 pada tahun 2013 di Jakarta. Artinya, sudah bukan masanya lagi menganggap Korsel sebagai monster.

Mudah-mudahan aksi timnas senior dan timnas U-22 Indonesia pada akhir Maret 2015 mampu sedikit menjadi hiburan segar bagi bangsa Indonesia yang tengah dilanda beragam masalah, seperti konflik KPK-POLRI dan melemahnya nilai rupiah dari dollar. Selamat berjuang, Evan Dimas dan kawan-kawan!