Archive for the ‘Motivasinet’ Category

h1

Ada Kekuatan Dalam Diri Kita

Februari 18, 2009

Ada kekuatan dalam cinta. Orang yang sanggup memberikan cinta adalah orang yang kuat, karena ia bisa mengalahkan keinginannya untuk mementingkan diri sendiri.

Ada kekuatan dalam tawa kegembiraan. Orang tertawa gembira adalah orang yang kuat, karena ia tidak pernah terlarut dengan tantangan dan cobaan.

Ada kekuatan dalam kedamaian diri. Orang yang dirinya penuh damai bahagia adalah orang yang kuat, karena ia tidak pernah tergoyahkan dan tidak mudah diombang-ambingkan.

Ada kekuatan dalam kesabaran. Orang yang sabar adalah orang yang kuat, karena ia sanggup menanggung segala sesuatu dan ia tidak pernah merasa disakiti.

Ada kekuatan dalam kemurahan. Orang yang murah hati adalah orang yang kuat, karena ia tidak pernah menahan mulut dan tangannya untuk melakukan yang baik bagi sesamanya.

Ada kekuatan dalam kebaikan. Orang yang baik adalah orang yang kuat, karena ia bisa selalu mampu melakukan yang baik bagi semua orang.

Ada kekuatan dalam kesetiaan. Orang yang setia adalah orang yang kuat, karena ia bisa mengalahkan nafsu dan keinginan pribadi

Ada kekuatan dalam kelemahlembutan. Orang yang lemah lembut adalah orang yang kuat, karena ia bisa menahan diri untuk tidak membalas dendam.

Ada kekuatan dalam penguasaan diri. Orang yang bisa menguasai diri adalah orang yang kuat,karena ia bisa mengendalikan segala nafsu keduniawian.

………

Ternyata kita memiliki cukup kekuatan untuk mengatasi segala permasalahan dalam hidup ini.

Dimanapun, seberat dan serumit apapun juga.

Karena cobaan-Nya tidak akan pernah dibiarkan melebihi kekuatan kita. (Motivasinet)

***

Tulisan ini rencananya akan menjadi salah satu materi Buletin Tamtama versi cetak dan telah terpajang pula di www.buletintamtama.wordpress.com.

Iklan
h1

Motivasi Diri

April 23, 2008

Adalah keliru menuntut orang lain memotivasi anda. Tak seorang
pun bertanggung jawab atas timbul tenggelamnya motivasi itu
di dalam diri anda, kecuali anda sendiri. Pidato pemimpin
yang menggebu-gebu, program pelatihan yang menggairahkan atau
pernyataan visi yang penuh kalimat indah, semua itu hanya usaha
mengetuk pintu motivasi diri anda. Bila anda tak berkenan
membukanya, gedoran sekeras apa pun takkan berguna. Karena anda
bertanggung jawab atas perjalanan karier dan hidup anda, maka
bangunlah, bangunkan diri anda sendiri.
Anda pun tak bertanggung jawab pada naik turunnya motivasi
orang lain. Karena anda tak selalu tahu apa harapan mereka.
Motivasi selalu bertalian dengan harapan. Sediakan tempat bagi
mereka untuk memenuhi harapan bersama; antara anda dan mereka.
Kemudian bekerjalah bahu-membahu untuk mewujudkannya. Motivasi
selalu muncul dari kegembiraan. Sedangkan kegembiraan
ditemukan dalam kerja bersama.

h1

Anda adalah Pribadi yang Unik

November 28, 2007

Jangan berkaca pada hasil yang telah dicapai oleh orang lain. Berkacalah
pada diri sendiri. Anda adalah pribadi yang unik. Tak satu orang pun dapat
menyamai anda. Dalam diri anda terdapat keistimewaan yang tak dimiliki oleh
orang lain. Begitu pula, orang lain mempunyai keistimewaannya sendiri yang
tak ada pada anda. Jadi, mengapa harus terpaku pada pencapaian orang lain?
Alam menciptakan perbedaan. Karena itu kita dapat melihat keindahan. Tugas
kita adalah menemukan keunggulan yang ada dalam diri sendiri dan
mempersembahkannya pada alam. Itulah keberhasilan yang hakiki.
Seorang pemenang sejati berusaha memperbaiki catatannya sendiri ketimbang
berambisi mengalahkan orang lain

The best and the most beautiful things in this world, cannot be seen..nor
touched, but are felt in the bottom of our heart.

h1

Tidak Ada yang Sia-Sia

Oktober 30, 2007

Optimisme adalah memandang hidup ini sebagai persembahan terbaik.
Tidak ada sesuatu yang terjadi begitu saja dan mengalir sia-sia.
Pasti ada tujuan. Pasti ada maksud. Mungkin saja anda mengalami
pengalaman buruk yang tak mengenakkan, maka keburukan itu hanya
karena anda melihat dari salah satu sisi mata uang saja. Bila
anda berani menengok ke sisi yang lain, anda akan menemukan
pemandangan yang jauh berbeda.

Anda tidak harus menjadi orang tersenyum terus atau menampakkan
wajah yang ceria. Optimisme terletak di dalam hati, bukan hanya
terpampang di muka. Jadilah optimis, karena hidup ini terlalu
rumit untuk dipandang dengan mengerutkan alis.

Setiap tetes air yang keluar dari mata air tahu mereka mengalir
menuju ke laut. Meski harus melalui anak sungai, selokan, kali
keruh, danau dan muara, mereka yakin perjalanan mereka bukan
tanpa tujuan. Bahkan, ketika menunggu di samudra, setiap tetes
air tahu, suatu saat panas dan angin akan membawa mereka ke
pucuk-pucuk gunung. Menjadi awan dan menurunkan hujan. Sebagian
menyuburkan rerumputan, sebagian tertampung dalam sumur-sumur.
Sebagian kembali ke laut. Adakah sesuatu yang sia-sia dari
setiap tetes air yang anda temui di selokan rumah anda?

h1

Tujuh Keajaiban Dunia

Oktober 22, 2007

Sekelompok siswa kelas geografi sedang mempelajari “Tujuh
Keajaiban Dunia”. Pada awal dari pelajaran, mereka diminta
untuk membuat daftar apa yang mereka pikir merupakan “Tujuh
Keajaiban Dunia” saat ini. Walaupun ada beberapa ketidak-
sesuaian, sebagian besar daftar berisi;
1) Piramida
2) Taj Mahal
3) Tembok Besar Cina
4) Menara Pisa
5) Kuil Angkor
6) Menara Eiffel
7) Kuil Parthenon

Ketika mengumpulkan daftar pilihan, sang guru memperhatikan
seorang pelajar, seorang gadis yang pendiam, yang belum
mengumpulkan kertas kerjanya. Jadi, sang guru bertanya
kepadanya apakah dia mempunyai kesulitan dengan daftarnya.

Gadis pendiam itu menjawab, “Ya, sedikit. Saya tidak bisa
memilih karena sangat banyaknya.” Sang guru berkata, “Baik,
katakan pada kami apa yang kamu miliki, dan mungkin kami
bisa membantu memilihnya.”

Gadis itu ragu sejenak, kemudian membaca, “Saya pikir, “Tujuh
Keajaiban Dunia” adalah,
1) Bisa melihat,
2) Bisa mendengar,
3) Bisa menyentuh,
4) Bisa menyayangi,

Dia ragu lagi sebentar, dan kemudian melanjutkan,
5) Bisa merasakan,
6) Bisa tertawa, dan
7) Bisa mencintai

Ruang kelas tersebut sunyi seketika. Alangkah mudahnya bagi
kita untuk melihat pada eksploitasi manusia dan menyebutnya
“keajaiban”. Sementara kita lihat lagi semua yang telah Tuhan
karuniakan untuk kita, kita menyebutnya sebagai “biasa”.
Semoga anda hari ini diingatkan tentang segala hal yang betul-
betul ajaib dalam kehidupan anda.