Archive for the ‘Kutipan Tips’ Category

h1

Empat Hal Agar Bahagia (Risalah Terakhir Ibu)

April 2, 2010

Berikut ini adalah kutipan tulisan tangan mendiang ibuku yang terakhir, tertanggal 20 Desember 2006, sekitar 12 hari sebelum wafatnya pada tanggal 1 Januari 2007. Ibu mencatat risalah pengajian pamungkasnya di hari Rabu itu, yakni mengenai empat hal yang menjadi ciri manusia agar bahagia, adalah : suka berterima kasih, meminta maaf, beramal (infaq/sedekah, hibah/hadiah), dan berkunjung pada teman/saudara (silaturahmi). Akan kucoba menjalani apa yang tertuang dalam catatan terakhir Ibu itu. Semoga hidup pun akan lebih baik dan kian membahagiakan.

h1

Resep Disayang…

November 28, 2007

Resep disayang dan menjadi penyayang adalah lebih PERHATIAN :

Pemaaf

Empati

Ramah

Hormat

Akrab

Teduh

Indah

Aman

Nyaman

(MQ-Aa Gym)

h1

Kunci Menjadi Pendengar yang Baik

November 7, 2007

– Perhatikan bahasa tubuh Anda. Tatap mata si pembicara, jangan
ke arah lain.
– Ajukan pertanyaan, berikan komentar.
– Biarkan si pembicara menuntaskan pembicaraannya.
Jangan memotong pembicaraannya atau melakukan pekerjaan
lain. Jika terpaksa ada pekerjaan lain, langsung kembali ke pokok
pembicaraan ketika urusan usai.

mendengarkan2.jpg

Mendengar (hearing) tidak sama dengan mendengarkan (listening).
Aspek terpenting dari mendengarkan adalah kegiatan timbal balik.
Modal utama menjadi pendengar yang baik adalah   k e t u l u s a n.

Sumber : Femina 45/1999

h1

Menulis Cerpen

Oktober 22, 2007

TIPS MENULIS CERPEN PENULIS SENIOR (disalin dari majalah MATA BACA September 2005)

Hamsad Rangkuti :

-Semakin banyak membaca, semakin banyak yang bisa diperoleh.

-Dialog dan narasi akan datang susul menyusul, begitu latar, tokoh, dan peristiwa ditemukan.

Isbedy Stiawan :

-Siap disiplin terhadap waktu, pikiran, dan jangan sampai mengabaikan disiplin.

-Dimuat atau ditolak, selalu menanamkan diri untuk berprasangka baik, bagus untuk pengembangan mental kita saat menulis.

-Berusahalah semaksimal mungkin. Setelah naskah jadi, tugas redaktur mau memuatnya/tidak.

Kurnia Effendi :

-Jika mood hilang, lakukan pekerjaan rutinmu atau mengerjakan yg disukai. Jangan menunggu mood!

-Disiplin dalam menulis sangat dianjurkan, tapi jangan perlakukan diri seperti robot.

-Harus arif menerima jika cerpen ditolak. Tidak semua cerpen cocok untuk media massa tertentu.